RADAR JOGJA - Bagi sebagian orang, mengkonsumsi minuman berwarna dan banyak mengandung gula menjadi hal yang digemari.
Sebab sebagian besar merasa belum lega jika hanya mengkonsumsi air putih.
Mengkonsumsi minuman berwarna dan manis ini muncul karena kebiasaan. Sehingga seseorang cenderung memburu apa yang menjadi kesukaan dan kesenangan bagi para pecinta manis.
Bahkan, minuman atau makanan yang banyak mengandung gula sering kali tidak bisa ditinggalkan atau terlupakan dalam setiap aktivitas yang dilakukan sebagian orang.
Makan yang banyak mengandung gula dan manisan umumnya dikemas dalam berbagai macam bentuk seperti coklat, kue, makanan ringan, minuman bersoda dan masih banyak lagi.
Di balik rasanya yang nikmat, ada dampak negatif minuman manis yang mengintai.
Jenis minuman ini diketahui dapat memicu berbagai masalah kesehatan, terlebih jika dikonsumsi secara berlebihan.
Pasti penasaran kan apa saja dampak negatif jika mengonsumsi minuman yang memiliki kadar gula yang tinggi ? Yuk mari kita simak ini dia penjelasannya!
1. Diabetes
Kandungan gula yang cukup tinggi dalam minuman manis dapat meningkatkan kadar gula darah dan memperbesar risiko terkena diabetes.
Diabetes dapat menyebabkan komplikasi pada ginjal, mata, dan jantung.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 1–2 gelas minuman manis setiap harinya dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 3 sebanyak 26 persen.
2. Menyebabkan Kerusakan Gigi
Konsumsi makanan atau minuman tinggi gula dapat menyebabkan kerusakan gigi.
Untuk menghindarinya, minuman manis hanya disarankan untuk dikonsumsi saat jam makan.
Hal ini juga berlaku untuk jus buah karena kandungan gula dan asam di dalamnya dapat merusak gigi.
Oleh karena itu, jus buah sebaiknya hanya dikonsumsi saat jam makan utama dan jumlahnya juga perlu dibatasi.
Jumlah konsumsi jus buah murni yang disarankan adalah 150 ml per hari.
3. Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung
Ada dua jenis kolesterol, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL).
Orang yang sering mengonsumsi minuman manis cenderung memiliki kadar HDL yang lebih rendah dan kadar LDL yang tinggi.
Kadar LDL yang tinggi dapat memicu penyempitan pembuluh darah di jantung.
Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi 1 kaleng minuman manis per hari dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung sebanyak 20 persen.
Baca Juga: Jangan Dianggap Remeh, Akar Pohon Kelapa Banyak Khasiatnya
Editor : Meitika Candra Lantiva