Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Erotomania, Kondisi Psikologi yang Beranggapan Bahwa Orang Suka Bahkan Jatuh Cinta Pada Kita, Padahal Nyatanya Tidak

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 22 Desember 2023 | 17:40 WIB
Ilustrasi merasa orang lain jatuh cinta padahal tidak. (gentleman-blog.de)
Ilustrasi merasa orang lain jatuh cinta padahal tidak. (gentleman-blog.de)

 


RADAR JOGJA – Saat sedang berinteraksi dengan lawan jenis, mungkin ada beberapa gestur yang diberikan kepada kita yang bukan termasuk dalam gestur seorang teman.

Gestur yang diberikan cenderung berlebihan seperti kepada orang tercintanya.


Hal tersebut dapat memberikan pemikiran bahwa dia suka kepada kita. Padahal belum tentu hal tersebut benar.

Bisa saja itu memang karakter dia yang selalu baik dan perhatian kepada semua orang termasuk lawan jenis.


Erotomania


Pemikiran tersebut dinamakan rotomania.

Erotomania adalah kondisi psikologi saat merasa ada orang lain yang suka bahkan jatuh cinta pada kita, padahal nyatanya tidak.

Pemikiran ini juga dapat terjadi pada seseorang yang bahkan belum pernah ditemuinya, misalnya seorang fans pada idolanya.


Seseorang dengan erotomania mungkin akan kesulitan menerima kenyataan bahwa semua yang dipikirkannya tersebut tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.


Bahkan seseorang dengan kondisi ini memiliki obsesi untuk mencoba bertemu atau berkomunikasi dengan orang yang diinginkannya tersebut.


Orang dengan kondisi erotomania dapat menyebabkan delusi dan perilaku yang bersemangat yang kadang dapat menimbulkan perilaku tidak rasional.

Baca Juga: Ratusan Jamaah Telah Buat Paspor Melalui Eazy Passport, Sekitar 600 CJH Purworejo Bakal Diberangkatkan Haji Pada 2024


Erotomania umunya lebih banyak terjadi pada perempuan. Tetapi, pada laki-laki juga dapat terjadi. Biasanya, laki-laki dengan kondisi erotomania akan melakukan tindakan-tindakan yang lebih agresif.


Orang dengan kondisi erotomania mungkin juga akan merasakan beberapa gangguan lain seperti gangguan kecemasan, depresi, gangguan makan, atau bahkan ADHD dengan bipolar, karena terkadang mengalami perubahan suasana hati secara cepat.


Delusi yang terjadi karena kondisi erotomania ini, akan membuat orang yang mengalaminya kesulitan untuk memproses isyarat sosial dengan cara yang tepat, dan akan mengalami kesalahan dalam membaca gestur wajah dan tubuh seseorang.


Hal yang Dirasakan


Orang dengan kondisi erotomania mungkin secara tidak sadar atau bahkan secara sadar, telah melakukan beberapa hal seperti dibawah ini:

 

 

 

 

 

 


Pengobatan

Orang lain tidak akan menyadari bahwa kita mengidap erotomania.

Oleh karena itu, jika sudah merasakan hal-hal seperti di atas, dapat melakukan pemeriksaan agar tidak membahayakan diri.


Pengobatan yang dapat dilakukan untuk orang dengan kondisi erotomania adalah dengan perawatan yang difokuskan untuk mengatasi gejala delusi dan psikosis.


Dokter yang akan menangani ialah dokter ahli kejiwaan yang bekerja sama dengan psikolog, psikoater, dan terapis kognitif.


Tidak ada pencegahan khusus yang dapat dilakukan untuk seseorang dapat terhindar dari kondisi ini. (Anistigfar/Radar Jogja)

Baca Juga: Aksi Lucu Penjual Es Krim Turki Viral di TikTok, Dagangan Dibawa Lari oleh Pembeli Kocak

Editor : Meitika Candra Lantiva
#jatuh cinta #obsesi #pengobatan #erotomania #kondisi psikologis #Erotomania adalah