RADAR JOGJA – Tidur nyenyak merupakan impian orang yang menderita susah tidur atau insomnia.
Selain penyakit atau aktivitas yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari, cepat tertidur juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti kebersihan diri, kasur, dan makanan atau minuman yang dikonsumsi.
Lalu bagaimana caranya agar bisa tidur dengan gampang?
Lloyd Bud Winter, penulis "Relax and Win: 's Champion Performance" (1981), mencatat bahwa selama Perang Dunia II, pilot dari sekolah Angkatan Laut menderita stres setelah melakukan pelatihan.
Akhirnya, mereka bisa tertidur dalam 120 detik (2 menit) berkat metode relaksasi militer.
Cara meliputi: menenangkan otot-otot wajah dan mulut, menenangkan dada saat menghembuskan napas, menurunkan bahu untuk melepaskan ketegangan, merelaksasi kaki, paha dan betis, membiarkan tangan bertumpu pada sisi tubuh, kepala kosongkan pikiran.
Selama 10 detik dan jika berhasil, coba ucapkan “jangan berpikir” terus menerus selama 10 detik.
Selain itu, latihan pernapasan 4-7-8, yang direkomendasikan oleh Dr. Andrew Weildan, yang berasal dari teknik meditasi pranayama.
Semakin teratur dilakukan, semakin efektif dalam meningkatkan kualitas tidur.
Caranya: biarkan bibir sedikit terbuka, tutup hidung dan tarik napas perlahan melalui hidung sampai empat hitungan, keluarkan suara siulan saat menghembuskan napas melalui mulut, tahan napas selama 7 detik dan buang napas selama 8 detik.
Dalam sebuah studi tahun 2002 di Universitas Oxford, para peneliti menemukan bahwa orang yang melakukan visualisasi dalam kepala mampu tertidur lebih cepat dibandingkan mereka yang mengalami gangguan umum.
Dengan cara membayangkan suasana tenang seperti air terjun, suara gemericik air, dan bau lumut lembab.
Biarkan gambar-gambar ini mengambil ruang di otak Anda untuk mencegah Anda kembali memikirkan pikiran-pikiran cemas sebelum tidur.
Editor : Bahana.