Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sad Clown Paradox? Orang Yang Paling Ceria Hanya Alibi Menutupi Kesepian?

Caswati Radar Jogja • Jumat, 1 Desember 2023 | 12:29 WIB

Ilustrasi clown. (Dok Pinterest)
Ilustrasi clown. (Dok Pinterest)

 

RADAR JOGJA – Ada istilah yang mengatakan orang yang terlihat ceria dan tertawa paling kencang sebenarnya ia sedang menyimpan luka serta kesepian.


Anda setuju dengan istilah itu? Lalu, apakah Anda pernah mendengar istilah sad clown paradox?

Sad clown paradox banyak sekali ditemukan di lingkungan sekitar. Bahwa orang yang terlihat ceria akan tetapi mereka sedang kesepian.

Baca Juga: Waspada! Rasa Haus Terus Menerus Bisa Jadi Pertanda Diabetes

Sebenarnya, apa alasan yang mempengaruhi hal tersebut? Simak penjelasannya.

1. Menutupi permasalahannya.
Mereka biasanya tidak mau orang lain mengetahui masalah yang sedang dihadapi dan pada akhirnya mereka berusaha tertawa, ceria, bercanda seperti tidak terjadi apa-apa akan tetapi hatinya menangis.

2. Untuk menghibur diri sendiri.
Biasanya orang yang tertawa paling keras mereka sedang menghibur dirinya sendiri sehingga mereka akan mencari pelarian dengan tertawa.
Hal tersebut bisa terjadi karena untuk melupakan sejenak masalah dalam hidupnya.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Impulse Control Disorder, Saat Seseorang Kalah Untuk Menahan Dorongan Dalam Diri

3. Tidak mau menyusahkan orang lain.
Orang dengan sad clown paradox terjadi karena mereka tidak ingin merepotkan orang lain dan menumpahkan masalahnya kepada orang.
Dibandingkan bercerita mereka lebih memilih untuk menutupinya dengan selalu ceria dan tertawa agar orang disekitarnya melihat bahwa ia baik-baik saja.

4. Butuh perhatian.
Orang yang ceria dan tertawa paling keras pastinya akan menjadi pusat perhatian karena hatinya yang sedang kesepian.

Baca Juga: Kapolda DIJ Tekankan Netralitas ASN, Peran Penting dalam Reformasi Birokrasi Polri

Itu sering terjadi pada sad clown paradox yang sebenarnya sedang butuh perhatian untuk ditanya mengenai kondisinya saat ini.

Dari keempat alasan mengapa orang yang terlalu sering tertawa dan ceria tetapi orang yang kesepian itu benar-benar terjadi dan ada.

Baca Juga: 10 Tahun Korupsi, Tumilah Gasak Rp 3,4 M Status Naik Jadi Tersangka, Kejati Tahan Kasir BUKP
Tapi, perlu digaris bawahi, tidak semua orang yang ceria mengalami hal seperti itu. Ada yang benar ceria dan ada juga yang hanya ingin kelihatan ceria.

Untuk itu, manusia sebagai makhluk sosial diharapkan jangan asal untuk menghakimi dan membuat asumsi kepada seseorang. Sebab, kita belum tahu seperti apa kehidupan yang dijalaninya. (Caswati)

 

Editor : Amin Surachmad
#kesepian #paradox #Clown #CERIA #SAD