Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diabetes Punya Beragam Tipe. Yuk Kenali Tipe-Tipe Diabetes !

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 24 November 2023 | 22:34 WIB
Ilustrasi makanan sehat ingat porsi tekan diabetes. (health.harvard.edu)
Ilustrasi makanan sehat ingat porsi tekan diabetes. (health.harvard.edu)


RADAR JOGJA – Diabetes adalah penyakit gula yang berkadar tinggi. Tanda utamanya adalah meningkatnya kadar gula darah yang melebihi batas normal.


Umumnya, kadar gula darah normal kurang dari 100 mg/dL.

Jika kadar gula darah sudah mencapai 100-125 mg/dL, itu sudah masuk dalam prediabetes. Sedangkan jika sudah melebihi 126 mg/dL, itu sudah termasuk dalam diabetes.


Diabetes dapat terjadi ketika tubuh seseorang yang mengidapnya tidak mampu lagi mengambil gula ke dalam sel dan digunakan sebagai energi.

Akibatnya gula menumpuk dalam aliran darah tubuh.


Terdapat beberapa jenis atau tipe diabetes yang mungkin dapat terjadi pada tubuh manusia.


Diabetes Tipe 1


Tipe diabetes ini terjadi ketika tubuh kurang atau bahkan sama sekali tidak dapat menghasilkan hormon insulin.


Insulin sangat dibutuhkan dalam tubuh untuk menjaga kadar gula darah agar tetap normal.


Tipe diabetes ini dapat terjadi pada anak-anak, remaja, atau dewasa muda.


Disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang seharusnya menyerang bibit penyakit, tetapi justru menyerang sel-sel yang menghasilkan insulin.


Jika memiliki riwayat keluarga yang terkena diabetes tipe ini, keturunannya juga berisiko terkena diabetes tipe ini.


Penderita diabetes tipe ini, perlu untuk terapi insulin seumur hidup untuk mengontrol gula darahnya.


Diabetes Tipe 2


Diabetes tipe ini dapat menyerang pada semua kalangan usia.

Tetapi, lebih mungkinterjadi pada orang dewasa dan lansia yang disebabkan gaya hidup yang tidak sehat, kurang gerak, dan kelebihan berat badan.


Gaya hidup yang tidak sehat menyebabkan sel-sel tubuh kurang merespon hormon insulin, sehingga sel-sel tubuh tidak dapat memproses glukosa dalam darah untuk menjadi energi.


Jika sudah terkena diabetes tipe 2 ini, perlu untuk menjalani pola hidup sehat dan memperbanyak aktivitas fisik.


Penderita diabetes tipe 2 ini tidak perlu tambahan insulin. Cukup dengan obat diabetes untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh.


Diabetes Tipe 3


Diabetes tipe 3 ini disebabkan karena kurangnya suplai insulin ke otak, yang dapat menyebabkan menurunnya kerja sel otak, dan dapat mengakibatkan munculnya penyakit Alzheimer.


Penyakit Alzheimer pada penderita diabetes disebabkan oleh kurangnya hormone insulin dalam otak dan tingginya gula dalam darah sehingga menyebabkan kerusakan dalam tubuh termasuk sel-sel di otak.


Keduanya dipicu oleh pola konsumsi karbohidrat dan glukosa yang tinggi.


Diabetes Gestasional


Diabetes ini dapat terjadi pada ibu hamil, selama masa kehamilan. Diabetes ini dapat muncul karena plasenta ibu hamil yang terus menghasilkan hormon khusus.

Hormon khusus tersebut yang menghambat insulin untuk bekerja, sehingga kadar gula darah pada ibu hamil menjadi tidak stabil selama masa kehamilan.


Jenis diabetes ini tidak memunculkan gejala ataupun tanda, sehingga seringkali ibu hamil tidak mengetahui bahwa dirinya terkena diabetes jenis ini.


Akan tetapi, tidak perlu khawatir. Setelah melahirkan, penyakit diabetes ini akan sembuh setelah masa kehamilan selesai.


Oleh karena itu, ibu hamil perlu mengecek kesehatan tubuh dan kandungan secara rutin, dan menerapkan hidup sehat.


Diabetes ini lebih mudah menyerang pada ibu hamil di atas usia 30 tahun, memiliki berat badan lebih, pernah mengalami keguguran atau bayi yang lahir dalam keadaan meninggal, dan mempunyai riwayat penyakit hipertensi serta PCOS. (Anistigfar/Radar Jogja)

Baca Juga: Tingginya Arus Belanja Online E-commerce, Mengakibatkan Praktik Under Invoicing Rugikan Negara. Apa itu Praktik Under Invoicing ?

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kadar gula darah #kekebalan tubuh #tipe diabetes #diabetes