Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Skinny Fat, yang Dapat Terjadi Pada Pria Maupun Perempuan. Begini Penyebabnya !

Meitika Candra Lantiva • Minggu, 19 November 2023 | 03:46 WIB
Ilustrasi skinny fat. (mommyasia.com)
Ilustrasi skinny fat. (mommyasia.com)

 

 

RADAR JOGJA – Di antara kalian mungkin menjumpai atau bahkan mengalami kondisi berat badan normal namun pada bagian perut terlihat buncit. 

Padahal pada bagian tubuh lainnya seperti tangan ataupun kaki, normal-normal saja, tidak ada lemak berlebih.

Kondisi tersebut dinamakan skinny fat.

Skinny fat adalah kondisi saat berat badan normal, ideal, atau bahkan kurus, tetapi memiliki massa lemak yang berlebih dan biasanya terjadi pada bagian perut.

Baca Juga: PMGC 2023 League: Persaingan Sengit Laga Esports Grup Yellow Memukau Fans PUBG Mobile!

Lemak berlebih yang hadir di perut tersebut dinamakan lemak viseral.

Lemak viseral adalah jenis lemak yang tersembunyi di antara organ-organ tubuh.

Skinny fat atau disebut juga normal weight obesity, dapat meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan jantung.

Ada beberapa hal yang menyebabkan skinny fat dapat terjadi, baik pada perempuan maupun pria. Antara lain:

Baca Juga: Ingin Kembali Raih APE untuk Pastikan SDM Unggul

Mengonsumsi Makanan yang Tidak Bergizi

Terlalu sering mengonsumsi makanan yang tidak bergizi, dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak pada tubuh.

Seperti makanan-makanan olahan yang mengandung lemak dan gula yang tinggi. 

Sering mengonsumsi makanan yang mengandung dua hal tersebut, sehingga tubuh kekurangan asupan protein, dimana protein dibutuhkan tubuh untuk membangun massa otot.

Jika tubuh kekurangan protein, akan mengakibatkan massa lemak lebih banyak daripada massa otot.

Baca Juga: Lima Puluh Warga dan Pegawai Ikut Donor Darah Rayakan HUT Ke-14 RSUD Prambanan

Kurang Olahraga

Jarang melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, dapat mengakibatkan kalori dalam tubuh menumpuk dan menjadi lemak. 

Aktivitas olahraga juga dapat membantu membangun massa otot. Jika jarang melakukan olahraga, massa otot akan kalah dengan massa lemak.

Ketidakseimbangan Hormon

Tubuh memiliki dua hormon yang berfungsi untuk mengatur nafsu makan dan metobolisme tubuh. Hormon tersebut yaitu hormon leptin dan insulin.

Jika kedua hormon tersebut tidak seimbang, tubuh akan selalu merasa lapar. Akibatnya, lemak dari banyaknya makanan yang dikonsumsi terus-menerus tersebut akan menumpuk, karena tidak diproses dengan benar.

Baca Juga: Kokurikuler Tambah Kompetensi Mahasiswa, Instiper Academy Buka Kelas Drone hingga AI

Sering Olahraga Tetapi Salah Menerapkan Jenis Olahraga

Sudah rutin melakukan aktivitas fisik yaitu olahraga tetapi lemak dalam tubuh tidak berkurang? Tetapi justru menghambat pembakaran lemak pada perut.

Oleh karena itu, pilihlah jenis olahraga kardio dan angkat beban. Dua jenis olahraga tersebut tepat untuk membangun massa otot sehingga massa lemak bisa berkurang.

Sering Mencoba Diet yang Tidak Sesuai Prosedur

Ingin menurunkan berat badan sehingga melakukan diet yang tidak sesuai dengan prosedur dari anjuran dokter.

Akibatnya, alih-alih lemak dalam tubuh berkurang, tetapi justru mengalami skinny fat. Apalagi jika diet tersebut tidak dibarengi dengan olahraga.

Saat diet, lemak dalam tubuh bagian atas hingga bawah memang akan berkurang. Tetapi lemak bagian perut sulit untuk berkurang.

Baca Juga: Pemkab Bakal Renovasi Sejumlah Pasar Tradisional

Jika ingin melakukan diet, lakukanlah diet yang seimbang yang sesuai prosedur dari dokter.

Skinny fat dapat diatasi dengan rutin melakukan olahraga dan menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang.

Olahraga yang dapat diterapkan ialah squat, push up, dan angkat beban.

Untuk pola hidup sehat, konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti buah dan sayur.

Konsumsi juga asupan protein seperti telur, daging yang tanpa lemak, ikan, dan dada ayam.

Kurangi mengonsumsi minuman soda dan kaleng serta makanan yang mengandung tinggi gula seperti sereal, coklat, permen, dan es krim. (Anistigfar/Radar Jogja)

Baca Juga: Kabar Bahagia ! Penyanyi Anggi Marito Bersama Sang Kekasih Resmi Menikah 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#perut buncit #skinny fat pria dan wanita #berat badan normal #penyebab skinny fat #lemak #skinny fat