RADAR JOGJA – Apakah kalian memperhatikan berapa banyak garam yang kalian konsumsi dalam satu hari?
Jika kalian memasak sendiri, kalian masih bisa mengontrol berapa banyak garam yang ditambahkan dalam makanan.
Tetapi bagaimana dari makanan yang kalian beli dari luar rumah? Kita tidak tau berapa takaran garam yang ditambahkan dalam makanan tersebut.
Makanan yang ditambahkan dengan garam memang menciptakan cita rasa gurih dan sedap yang dapat memanjakan mulut.
Walaupun garam merupakan salah satu sumber natrium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan, akan tetapi, jika dikonsumsi berlebihan, dapat meningkatkan risiko tekanan darah yang dapat berdampak ke jantung.
Garam mengandung nutrium yang termasuk dalam zat mineral.
Garam menjadi salah satu bumbu penyedap yang memiliki jumlah natirum yang banyak.
Jika tubuh kekurangan natirum, fungsi-fungsi organ dalam tubuh memang akan terganggu. Karena natirum dibutuhkan tubuh untuk melakukan kinerjanya.
Akan tetapi, tidak dianjurkan juga mengonsumsinya secara berlebihan.
Natrium yang tinggi dalam tubuh akan diserap dan masuk ke aliran darah dan dapat membuat cairan dalam tubuh menjadi lebih banyak.
Kelebihan cairan dalam tubuh mengakibatkan jantung harus bekerja lebih keras untuk mengaliri darah ke seluruh tubuh, sehingga menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi.
Menurut WHO, dalam satu hari, maksimal garam yang dikonsumsi ialah:
- 1 sendok atau 6 gram/ hari untuk usia 11 tahun ke atas.
- 5 gram/hari untuk usia 7-10 tahun.
- ½ sendok teh atau 3 gram/hari untuk usia 4-6 tahun
- 2 gram/hari untuk usia 1-3 tahun
- 1 gram/hari untuk usia kurang dari 1 tahun
Ketentuan tersebut ditujukan untuk tubuh sehat yang tidak memiliki riwayat penyakit serius.
Sedangkan untuk tubuh yang memiliki riwayat penyakit serius seperti jantung, stroke, ataupun diabetes mellitus, terdapat ketentuan sendiri.
Mereka diharuskan untuk melakukan diet rendah garam.
Bertujuan untuk mengendalikan tekanan darah yang dimana itu dapat memicu penimbunan cairan.
Diet rendah garam terbagi menjadi diet rendah garam I, II, dan III.
Diet Rendah Garam I
Diet garam 1 dianjurkan untuk yang memiliki tekanan darah tinggi dan mengalami pembengkakan tubuh. Asupan garam yang diperbolehkan hanya sekitar 200-400 mg saja.
Diet Rendah Garam II
Diet ini dilakukan untuk yang mengalami pembengkakan tubuh juga tetapi tekanan darahnya tidak terlalu tinggi. Asupan garam yang diperbolehkan hanya sebanyak ¼ sendok teh atau 1 gram/hari.
Diet Rendah Garam III
Diet ini diterapkan untuk tubuh yang hanya mengalami tekanan darah tinggi yang ringan. Asupan garam yang diizinkan ialah ½ sendok teh/hari. (Anistigfar/Radar Jogja)
Baca Juga: Tegas! Pemkot Larang APK Berada di Sejumlah Titik dan Ruas Jalan di Jogja, Ini Lokasinya...
Editor : Meitika Candra Lantiva