Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Libur Akhir Tahun, Dinkes Bantul Waspadai Penularan Monkeypox

Gregorius Bramantyo • Selasa, 7 November 2023 | 06:31 WIB
Waspadai gejala Monkeypox
Waspadai gejala Monkeypox

RADAR JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul mengimbau masyarakat untuk waspada terkait penularan cacar monyet atau monkeypox. Selama musim libur panjang dan libur akhir tahun yang akan berlangsung beberapa waktu ke depan.

 
Sebab, dalam beberapa waktu terakhir, kasus tersebut terus menyebar dan bertambah di sejumlah daerah. Salah satunya di DKI Jakarta. Meski begitu, Kepala Dinkes Kabupaten Bantul, Agus Tri Widyantara mengatakan, kasus tersebut terpantau belum terjadi di Kabupaten Bantul.
 
"Sejauh ini cacar monyet di Kabupaten Bantul masih nihil. Tapi kita tidak boleh lengah dan harus tetap waspada," katanya, Senin (6/11).
 
Baca Juga: Kenali Gejalanya, Agar Tidak Tertular Monkeypox (Cacar Monyet)
 
Ia menyampaikan, jika selanjutnya ditemukan kasus cacar monyet di wilayah Bantul, pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan. Juga segera memberikan perawatan intensif kepada penderitanya.
 
Meski begitu, Agus meminta masyarakat Bantul untuk tidak perlu panik jika terjangkit cacar monyet. Kemudian masyarakat diimbau untuk segera berobat di fasilitas layanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala cacar monyet.
 
Baca Juga: Kemenkes Ungkap Biang Kerok Kasus Cacar Monyet Bertambah
 
Agus menjelaskan, orang yang terkena gejala cacar monyet pada tahap awal biasanya akan mengalami demam, badan lemas, kurang nafsu makan, hingga nyeri otot. Gejala-gejala itu akan timbul pada beberapa waktu ke depan setelah seseorang atau penderitanya terpapar virus monkeypox. Kemudian apabila terjadi komplikasi, maka penderitanya bisa fatal.
 
"Misalnya ada komplikasi yang menyerang saluran pernafasan atau terjadi infeksi pada paru-paru, maka itu bisa berpotensi fatal atau menyebabkan kematian," jelasnya.
 
Baca Juga: Belum Ada Temuan Penyakit Cacar Monyet di DIY, Masyarakat Bergejala Segera Periksa
 
Ia menyebut, perlu adanya antisipasi penyebaran cacar monyet kepada manusia sedini mungkin. Masyarakat diminta sebisa mungkin menghindari kontak dengan penderita cacar monyet.
 
"Jadi kalau memang tahu ada penderita cacar monyet, jangan dekat-dekat dengan penderitanya," pesannya.
 
Baca Juga: Waspadai Cacar Monyet
 
Agus menjelaskan, penularan cacar monyet sendiri berkembang di negara endemis. Bisa terjadi dari hewan ke manusia. Namun jika di Indonesia yang bukan merupakan daerah endemis, maka penularannya bisa terjadi dari kontak langsung antar manusia. Sebab penyebaran cacar monyet dapat berlangsung dari adanya cairan lesi kulit dari penderita cacar monyet kepada seseorang.
 
"Bisa juga penyebarannya terjadi melalui cairan tubuh dari penderitanya kepada orang lain," tandasnya. (tyo)
 
Editor : Heru Pratomo
#gejala #cacar monyet #Bantul #infeksi #monkeypox