RADAR JOGJA – Tremor merupakan gerakan gemetar pada bagian tubuh tapi umumnya terjadi pada kaki, tangan bahkan badan.
Meskipun terlihat sepele, apabila terjadi terus menerus akan mengganggu aktivitas keseharian. Bahkan tremor juga bisa menjadi tanda penyakit serius loh.
Tremor terjadi karena masalah pada area otak yang mengatur gerak otot tubuh.
Keluhan orang yang mengalaminya adalah kelelahan otot, asupan kafein yang terlalu berlebihan, alkohol, keracunan merkuri, gula rendah bahkan sampai penyebab stress.
Penyebab lain tremor bisa saja dari kondisi tertentu, antara lain:
- Stroke
- Cedera otak
- Gagal hati atau gagal ginjal
- Penyakit yang berkaitan dengan fungsi saraf
Obat yang dikonsumsi dalam jangka panjang juga bisa menjadi penyebab tremor. Contohnya amfetamin, obat asma, antidepresan dan kortikosteroid.
Adapun jenis tremor dapat digolongkan berdasarkan gejala dan penyebabnya:
1. Tremor Esensial
Tremor ini merupakan jenis tremor yang umum terjadi. Jenis ini memiliki perkembangan yang lambat dan memerlukan waktu hingga bertahun-tahun sampai akhirnya menjalar ke bagian tubuh lainnya.
Gejala tremor esensial bisa bersifat ringan hingga berat, tergantung bagian tubuh mana yang terkena.
Gejalanya meliputi tangan gemetaran saat melakukan aktivitas, suara bergetar saat berbicara, dan sulit berjalan.
Gejala tersebut bisa makin parah bila disertai stres, kelelahan, kelaparan, konsumsi kafein secara berlebihan, kebiasaan merokok, dan suhu ekstrem.
2. Tremor Parkinson
Tremor jenis ini terjadi pada penderita penyakit Parkinson yang umumnya penderita berusia 60 tahun ke atas.
Tremor ini biasanya berawal dari satu anggota tubuh, kemudian menjalar ke bagian tubuh lainnya.
3. Tremor Serebelum
Terjadi karena adanya kerusakan otak kecil atau serebelum, yang disebabkan oleh stroke, tumor dan penyakit missal multiple sclerosis.
Tremor ini juga dapat disebabkan oleh ketergantungan pada alkohol dan obat-obatan dalam jangka waktu yang Panjang.
4. Tremor Distonik
Yaitu gangguan pergerakan Ketika kontraksi otot yang terjadi terus menerus sampai menyebabkan gerakan berputar dan berulang.
Contohnya memutar pada leher. Tremor ini bisa membaik bila melakukan istirahat total.
5. Tremor Ortotastik
Tanda awal dari tremor ortotastik adalah kontraksi otot kaki setelah berdiri dan akan mereka saat penderintanya duduk atau berjalan.
Tetapi banyak orang yang menganggap kondisi ini sebagai gangguan keseimbangan.
6. Tremor Psikogenik
Yaitu jenis tremor yang dipengaruhi oleh kondisi psikologis, seperti stress, serangan panik dan rasa cemas.
Tremor ini muncul dan hilang secara tiba-tiba saat penderita mengalami situasi yang dapat memicu rasa cemas.
Tidak ada metode pengobatan khusus untuk mengatasi tremor.
Pada beberapa kasus, penanganan mungkin tidak perlu dilakukan jika tremor yang dialami cukup ringan atau bukan disebabkan oleh penyakit atau kondisi tertentu.
Pengobatan biasanya dilakukan dengan mengobati kondisi yang menjadi penyebab tremor.
Misalnya, jika tremor disebabkan oleh hipertiroidisme, pengobatan dilakukan dengan mengatasi hipertiroidisme.
Pengobatan dari tremor tergantung dari penyebab awal yang mendasarinya.
Selain itu, bila tremor disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu, menghentikan konsumsi obat penyebab tremor dapat mengurangi dan menghilangkan gejala. (Caswati/Radar Jogja)
Baca Juga: Bank Plecit Tawarkan Pinjaman Secara Door to Door, Pinjam Rp 500 Ribu Harus Mengangsur Rp 600 Ribu
Editor : Meitika Candra Lantiva