RADAR JOGJA – Sakit kepala yang berkepanjangan tidak boleh disepelekan dan harus segera ditangani oleh dokter karena penyebabnya bisa menjadi tumor otak.
Sakit kepala berkepanjangan (kronis) biasanya ditandai dengan rasa nyeri berdenyut di area tertentu di kepala yang berlangsung lebih dari lima belas hari dalam sebulan dan terjadi selama tiga bulan berturut-turut.
Kondisi ini dapat mengganggu rutinitas sehari-hari pasien.
Jika Anda sering mengalami kondisi seperti ini, tidak usah ragu untuk konsultasi ke dokter agar mengetahui penyebab sakit kepala berkepanjangan dan bisa dilakukan penanganan yang sesuai.
Mari kita kenali penyebab sakit kepala yang bekepanjangan bisa terjadi dari mata lelah, migraine kronis, hingga tumor otak.
Berikut penjelasan mengenai kondisi-kondisi yang mungkin menjadi penyebab sakit kepala:
- Mata lelah
Mata lelah adalah salah satu penyebab sakit kepala berkepanjangan.
Ini terjadi ketika Anda menatap layar komputer atau gawai terlalu lama, membaca buku, dan melihat dalam pencahayaan yang terlalu redup atau terang.
Mata lelah juga dapat menyebabkan perih, gatal, kering, dan berair, serta sakit kepala.
- Penggunaan kacamata
Untuk melihat dengan lebih jelas, orang biasanya menggunakan kacamata.
Namun, menggunakan lensa yang tidak sesuai dengan kebutuhan mata, seperti menggunakan kacamata lama meskipun kondisi mata minus semakin parah, dapat menyebabkan tegangan pada otot mata dan sakit kepala yang berkepanjangan.
- Migrain kronis
Sakit kepala yang bertahan lebih dari satu hari yang terjadi pada salah satu sisi kepala disebut migrain kronis.
Baca Juga: Anak Pensiunan Polisi Tega Menyodomi Dan Membunuh Bocah Kelas Dua SD di Palu
Migrain kronis, seperti jenis migrain lainnya, juga disebabkan oleh perubahan aliran darah di otak atau perubahan pada neurotransmitter (zat kimia di otak), seperti serotonin, yang menyebabkan nyeri.
- Sakit kepala cluster
Sama seperti migrain, sakit kepala cluster juga bisa terasa di salah satu sisi kepala.
Bedanya, rasa nyeri akibat kondisi ini cenderung terasa di belakang mata atau area sekitar mata, seperti alis atau pelipis.
Penyebab sakit kepala jangka panjang ini dapat menyebabkan nyeri yang berlangsung dari lima belas menit hingga tiga jam.
Konsumsi alkohol, perubahan cuaca, dan penggunaan obat tertentu adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan sakit kepala cluster.
- Sakit kepala tegang kronis
Sakit kepala berkepanjangan juga dapat berasal dari sakit kepala tegang kronis, yang terjadi ketika otot leher dan kulit kepala tegang.
Meskipun belum diketahui apa yang menyebabkan ketegangan pada otot leher dan kulit kepala, peneliti percaya bahwa sejumlah hal dapat menyebabkan kondisi tersebut, seperti stres, depresi, dan kecemasan.
Seringkali, sakit kepala jenis ini hanya berlangsung beberapa jam atau terus-menerus selama beberapa hari.
- Impaksi gigi bungsu
Sakit kepala berkepanjangan dapat muncul karena gigi bungsu menekan saraf yang menghubungkan rahang dengan otak.
Ini dapat terjadi karena gigi bungsu tidak tumbuh dengan sempurna, terutama tumbuh ke arah yang tidak seharusnya atau mendesak gigi depannya.
- Tumor otak
Pertumbuhan jaringan yang tidak normal di otak, baik tumor jinak atau ganas, juga dapat menyebabkan sakit kepala berkepanjangan.
Tumor menekan sel-sel sehat di sekitarnya, menyebabkan pembengkakan di otak, yang meningkatkan tekanan di kepala dan menyebabkan sakit kepala.
Kondisi yang dikenal sebagai tumor otak ini disebabkan oleh perubahan atau mutasi genetik pada sel-sel di jaringan otak, sehingga sel-sel tersebut terus tumbuh tanpa terkendali.
Karena sakit kepala berkepanjangan sebagian besar disebabkan oleh kondisi medis tertentu, penangannya hanya dilakukan oleh dokter.
Sebelum memberikan penanganan, dokter biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui penyebab sakit kepala berkepanjangan. (Caswati)
Editor : Bahana.