Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seberapa penting skincare untuk bayi? Bagini Penjelasan dr. Salsabila Sandi

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 2 November 2023 | 21:17 WIB
dr. Salsabila Sandi. (ISTIMEWA)
dr. Salsabila Sandi. (ISTIMEWA)

RADAR JOGJA - Kulit bayi sangat sensitif. Berbeda dengan kulit orang dewasa. Penyebabnya, pertumbuhan organ dari bayi sendiri belum matang. Salah satunya kulit. Hal ini dikarenakan skin barriernya kematangannya belum sempurna sehingga kulit bayi menjadi lebih mudah iritasi, mudah kering.

Maka, perawatan kulit sangat penting untuk bayi. Sebaiknya perawatan untuk kulit bayi sudah dilakukan mulai dari usia 0 bulan. Bagaimanakah perawatan ideal untuk menjaga kulit bayi? Simak penuturan dr. Salsabila Sandi bersama Doodle Exclusive Baby Care.

Salsabila mengatakan, jika memandikan bayi sudah merupakan perawatan kulit. Cara memandikan bayi yang benar sangat berpengaruh untuk kulit bayi. Teknik memandikan bayi harus benar perlu diperhatikan suhu airnya harus hangat, pemilihan sabun dengan PH yang netral dan sedikit mengandung pewangi, tidak mengandung antiseptic. Untuk itu pilihlah skincare dengan kandungan khusus bayi, Gunakan shampoo yang khusus bayi yang tidak boleh mengiritasi mata, moisturizer atau pelembab juga penting untuk menjaga agar kulit bayi supaya tidak kering. Khusus bayi berusia diatas 6 bulan, berikan Sun screen, karena Indonesia berada didaerah yang tropis jika membawa bayi keluar akan terpapar matahari.

“Produk yang harus diperhatikan dalam memilih skin care bayi adalah pilihlah sabun, lotion dengan PH yang netral atau 5,5, pilihlah sabun yang bebas alcohol, bebas dari pewangi, tidak mengandung deterjen karena beracun, jangan memberikan sabun yang mengandung antiseptik karena bisa membuat iritasi pada kulit bayi,” terang Salsabila saat live bersama Doodle Exclusive Baby Care.

Wanita yang berpraktek di RSKIA Rachmi Yogyakarta ini menambahkan jika sebaiknya bayi usia di bawah enam bulan tidak terkena paparan matahari. Karena kulit bayi di usia ini masih sangat sensitif, jika memang harus dibawa keluar oleskan sun screen maksimal SPF 15. Berikan di daerah tertentu yang terpapar matahari, misalnya pipi dan tangan.

Di sisi lain, Salsabila menuturkan, berbeda merawat kulit bayi yang sensitif. Misalnya saja eksim. Bayi yang memiliki riwayat eksim atau bahasa medisnya dermatitis atopic, perawatannya berbeda dengan kulit bayi biasanya. Hal ini dikarenakan kulit bayi yang memiliki riwayat ini terjadi akibat dipicu alergi.

Kalau terpapar alergi, kulit bayi akan menimbulkan ruam, gatal, tidak nyaman untuk bayi. Bayi yang terkena eksim akan lebih sensitif. Yang perlu diperhatikan untuk bayi berkulit sensitif ini adalah cara memandikan tidak boleh dari 10 menit, kemudian jaga suhu air maksimal 38 derajat celcius, keringkan tubuh bayi dengan cukup melap secara perlahan, jangan digosok.

''Setelah mandi, berikan pelembab atau lotion. Suatu penelitian bayi yang sejak awal diberikan pelembab sejak lahir akan terhindar dari eksim. Walaupun sudah ada bakat eksim, jika diberikan pelembab secara rutin biasanya akan terhindar, sebaiknya berikan pelembab dua kali sehari,” ungkap Salsabila.

Kulit bayi sangatlah sensitif, untuk itu perlu dilakukan beberapa hal untuk menjaga kelembapan kulit bayi, di antaranya:
1.Cucilah pakaian bayi ketika pakaian tersebut baru dibeli.
2. Gunakan deterjen khusus saat mencuci pakaian bayi, karena ada bayi yang tidak cocok jika menggunakan detergen pakaian dewasa. Boleh digabung saat mencuci pakaian, hanya yang perlu diperhatikan dalam penggunaan deterjennya.
3.Jangan memberikan pakaian yang tertalu tebal, bahan yang tidak menyerap keringat gunakan pakaian berbahan katun sehingga membuat bayi menjadi nyaman. (iwa/ila)

Editor : Reren Indranila
#Kesehatan #baby care #kulit bayi