Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Apa Itu Kondisi Bells Palsy, Apakah Benar Disebabkan Oleh Penggunaan Kipas Angin ?

Bahana. • Rabu, 25 Oktober 2023 | 18:13 WIB

 

Foto, sumber: Web, Halodoc
Foto, sumber: Web, Halodoc

RADAR JOGJA – Keadaan cuaca yang panas dan lembab terkadang seringkali mebuat sebagaian orang mencari cara agar selalu sejuk ketika berada dalam ruangan.

Salah satu solusi yang paling banyak diterapkan oleh sebagaian orang itu adalah dengan menggunakan kipas angin.

Namun belakangan ini ada laporan mengkhawatirkan terkait dampak dari penggunaan kipas angin ini secara terus menerus.

Beberapa orang sudah melaporkan dan mengalami kondisi tersebut yang dikenal dengan sebutan “Bell’s Palsy” yang biasanya terdampak karena aliran udara yang terpapar terus menerus.

Jadi apa itu Bells Palsy?

Bell’s Palsy adalah suatu kondisi dimana tubuh mengalami kelumpuhan otot pada bagaian wajah yang terjadi secara mendadak, biasanya hanya pada satu sisi wajah saja.

Biasanya tampilan wajah akan tampak miring, kesulitan pada saat senyum, mengedipkan mata atau mengontrol ekspresi wajah.

Meskipun sebenarnya penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun beberapa ahli berpendapat bahwa ada virus atau infeksi tertentu yang menjadi pemicu utamanya.

Apa langkah yang bisa dilakukan?

Meskipun hubungan kondisi Bells Palsy ini belum bisa dipastikan akibat terpapar kipas nagin secara terus menerus.

Namun ahli menduga dari beberapa laporan bahwa aliran udara ruangan dari kipas angin yang mengenai wajah dapat menyebabkan kekeringan mata dan hidung yang dapat mengakibatkan resiko infeksi ataupun peradangan di area tersebut.

Baca Juga: Daun Kopi Memiliki Khasiat Ampuh, Mahasiswa UNY Sulap Jadi Pembasmi Hama Tanaman Cabai

Beberapa langkah yang mungkin bisa untuk mengantisipasi kondisi ini dengan cara:

  1. Selalu pastikan ruangan dingin dan berangin,
  2. Atur penggunaan kipas pada kecepatan rendah atau sedang,
  3. Hindari mengarahkan kipas langsung ke bagian wajah, terutama saat keadaan tidur

Jika anda merasa gejala Bell’s Palsy ini sudah muncul maka segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter.

Penting juga untuk diingat Bell’s Palsy merupakan suatu kondisi yang kompleks karena penelitian ilmiah belum bisa memastikan apakah kondisi ini ada kolerasinya dengan penggunaan kipas angin.

Tetapi, tetap terapkan penggunaan kipas angin secara bijak untuk menjaga kesehatan dan kenyaman anda. (Trimina Klara)

Editor : Bahana.
#bells palsy #cuaca #panas