RADAR JOGJA – Cacar monyet atau dikenal dengan istilah “monkeypox” yang saat ini sudah mencatat setidaknya ada 7 kasus yang terdeteksi di enam wilayah di Jakarta.
Penyakit yang diinfeksi dari virus monkeypox yang mana virus ini termasuk ke dalam virus yang sama dengan virus cacar (varicella-zoster).
Sesuai namanya penyakit inipertama kali terindentifikasi pada monyet, namun tidak menutup kemungkinan manusia juga terpapar virus ini.
Gejala Cacar Monyet
Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit cacar monyet ini hamper mirip dengan cacar pada manusia, yaitu ruam kulit berisi cairan, demam, nyeri otot, lemas dan pembengkakan getah bening.
Ruam yang biasanya akan muncul diseluruh tubuh yang nantinya juga akan disertai dengan gatal yang intens.
Biasanya penyakit ini akan berlangsung selama 2-4 minggu dan bisa mnejaga serius jika kekebalan tubuh seseorang tersebut lemah.
Penularan
Cacar monyet ini bisa menular melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi seperti monyet dan tikus pohon afrika. Selain itu menularan antara manusia juga mungkin juga terjadi melalui cairan tubuh individu yang terinfeksi.
Pencegahan dan Pengobatan
Upaya pencegahan yang bisa dilakukan seperti isolasi individu yang terinfeksi dan tindakan kebersehan yang ketat.
Vaksin cara bagi manusia juga bentuk dari upaya pencegahan, serta perawatan suportif untuk meredakan gejala.
Keberlanjutan Pemantauan
Organisasi Kesehatan Dunia yaitu WHO bersama otoritas kesehatan setempat sudah meningkatkan pemantauan untuk mendeteksi potensi wabah.
Penyakit cacar monyet ini adalah penyakit yang langka namun serius. Meskipun kasus cacar monyet terbilang jarang, namun pemahaman tentang penyakit ini dan tindakan yang tepat dapat membantu mengurangi resiko penyebaran. (Trimina Klara)
Editor : Bahana.