RADAR JOGJA – Tidak bisa disangkal bahwa begadang memiliki efek merugikan pada tubuh, terutama bagi kesehatan seseorang. Namun, seringkali banyak orang terpaksa melakukan ini karena pekerjaan atau tugas pendidikan.
Dikutip dari JawaPos.com untuk menjaga kesehatan tubuh saat begadang, ada beberapa tips istirahat yang dapat diikuti, serta asupan yang sesuai, seperti yang disarankan oleh Healthline.
Konsumsi makanan yang bergizi
Ketika akan melakukan begadang karena pekerjaan atau mengerjakan tugas sekolah, penting untuk memperhatikan konsumsi makanan karena dapat memengaruhi kinerja organ dalam tubuh. Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya disiapkan makanan tinggi protein dan kaya akan sayuran hijau. Jika tidak ingin makanan berat, dapat memilih camilan sehat seperti bar energi tinggi protein, dan pastikan untuk menjaga asupan air putih yang seimbang.
Perbanyak minum air putih
Setelah memastikan pola makan teratur, perlu juga memberikan perhatian pada minuman untuk menjaga tingkat hidrasi tubuh. Air putih menjadi pilihan yang sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan meningkatkan fokus mental saat bekerja.
Olahraga yang teratur
Sebelum begadang, disarankan untuk memberikan prioritas pada olahraga. Melalui olahraga, daya kerja jantung dan risiko diabetes dapat berkurang karena tubuh sudah terlatih melalui latihan kardio dan latihan kekuatan yang dilakukan secara teratur. Ini membantu menjaga kinerja tubuh.
Mengontrol asupan kafein dan gula
Mengonsumsi kafein memiliki manfaat untuk memelihara fokus mental, tetapi perlu diingat untuk mengontrol konsumsinya agar tidak berlebihan. Kafein dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik jika dikonsumsi secara teratur dan dengan bijak.
Sama halnya dengan gula, glukosa dapat menjadi masalah jika dikonsumsi secara berlebihan, menyebabkan kantuk dan meningkatkan risiko diabetes. Namun, dengan mengonsumsi gula dengan bijak dan secukupnya, dapat memberikan energi saat bekerja di malam hari.
Asupan Vitamin D yang cukup
Vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan otot, baik dari paparan sinar matahari maupun asupan sayuran hijau. Dengan vitamin D, risiko penyakit tulang seperti osteoporosis dan nyeri sendi, yang sering muncul saat bekerja di malam hari, dapat diminimalkan. Jika terbatas dalam mendapatkan sinar matahari karena perlu beristirahat sesuai dengan jadwal shift, suplemen vitamin D dapat menjadi pengganti yang baik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Atur pola tidur teratur
Tidur merupakan proses alami di mana tubuh dan pikiran memperbaiki diri. Bagi pekerja shif malam, tantangan terjadi ketika mereka berusaha menyesuaikan jadwal tidur agar tetap terjaga di malam hari. Cara mengatasi ini adalah dengan menjaga fokus dan memberi prioritas pada istirahat yang cukup, karena kurang tidur dapat berdampak serius pada kesehatan dan kesejahteraan tubuh. (Erlika Yusfiarista)
Editor : Bahana.