RADAR JOGJA - Cocor bebek yang memiliki nama ilmiah yaitu Kalanchoe pinnata atau Bryphyllum pinnatum merupakan tanaman hias yang sering kita ketemui di beberapa rumah.
Tanaman hias ini mudah tumbuh di parit, kebun, bahkan tumbuh subur di tanah berbatu. Daunnya tebal berdaging dan mengandung banyak air, sedangkan batangnya lunak dan memiliki ruas.
Tanaman cocor bebek tidak hanya menghias halaman rumahnamun juga memiliki kandungan senyawa kimia sepertialkaloid, flavonoid, steroid, lipid, komponen alifatik dan Tanaman cocor bebek ternyata mengandung vitamin C, asamlemon, asam apel, glucoside, tannin, dan bryophyllin A (senyawa yang bersifat antitumor).
Tanaman cocor bebek juga banyak dijadikan sebagai obat-obat herbal yang dapat menyebuhkan berbagai penyakit, berikut adalah khasiat dari daun cocor bebek bagi kesehatan menurut sehatQ
1. Menurunkan Kolestrol
Manfaat dari tanaman yang kerap dijuluki sebagai’miracle plant’ alias tanaman Ajaib ini dapat menurunkankolestrol.
Menurut penelitian International Journal of Research in Ayurveda and Pharmacy, menyatakan bahwa denganmengomsumsi ekstrak hidroalkoholik daun cocor bebeksebanyak 500 mg/kg berat badan terbukti dapatmenurunkan kadar low-density lipoprotei (LDL) alias kolesterol ‘jahat’ dan trigliserida darah.
Secara bersamaan, ekstrak daun cocor bebek akanmeningkatkan kadar high-density lipoprotein alias kolesterol ‘baik’.
2. Mengobati Diabetes
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, cocor bebek mengandung zat yang bersifat anti diabetes. Zat initersebut termasuk dalam ekstrak hidroalkoholik.
Terdapat kandungan zat tersebut yang membuat tanamanini dipercaya dapat mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh pada pengidab diabetes.
Meski demikian, Anda yang tak memiliki diabetes pun bisa menjaga kadar gula tetap stabil dengan dauntanaman ini.
3. Mengobati Luka
Tidak hanya mengobati penyakit dalam namun tanamnyang satu ini juga dapat membantu dalam penyembuhanluka.
Penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak dari tanamantersebut terbukti efektif, sehingga dapat menyembuhkanluka yang disebakan oleh sayatan maupun insidenlainnya.
Ini bukan lain karena pada tanaman Cocor bebek terdapatkandungan senyawa berupa Flavonoid, Tanin, dan Saponin.
Daun Cocor bebek yang mengandung senyawa kimiabernama Bufadienolida (Bufadienolides).
Menurut penelitian, senyawa kimia tersebut terbuktidapat menghambat aktivitas Epstein-Barr virus (EBV).
EBV sendiri merupakan jenis virus herpes yang menjadipenyebab utama dari penyakit demam kelenjar atau mononukleosis. Akan tetapi, virus ini juga bisamemicu penyakit yang lebih berbahaya, yakni kanker.
5. Mencegah dan Mengatasi Peredangan
Peradangan (inflamasi) adalah satu dari sekian banyakmasalah kesehatan umum. Ada iiibermacam-macam carauntuk mengatasi radang secara alami, salah satunyadengan mengonsumsi ekstrak tanaman cocor bebek.
Manfaat cocor bebek untuk mencegah ataupun mengatasiperadangan ini telah diujicobakan dalam suatu penelitianyang melibatkan tikus sebagai objek, dan terbukti efektif.
Sementara itu, penelitian tahun 2017 yang dirilisoleh Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research juga mengungkapkan bahwa kandungan ethyl acetate pada tanaman ini terbukti mampu menghambatperkembangan radang sendi (arthritis) pada tikus yang menderita lupus.
Sayangnya, belum dapat dipastikan apakah efek yang sama juga berlaku untuk manusia. Penelitian lanjutanperlu dilakukan untuk menguji efek tersebut pada manusia. (M2)
Editor : Bahana.