RADAR JOGJA - Keinginan memberi manfaat bagi sekitar jadi salah satu inspirasi besar yang dilakukan Bagus Aditya atau Didit. Melalui brand-nya Sagata.
Sagata merupakan produsen olahan aksesoris kulit. Dia sudah banyak melibatkan penyandang disabilitas dalam proses produksinya. Dimulai sejak 2021 silam.
Dalam perjalanannya, Didit bertemu dengan seorang perajin tuna daksa. Yang menjadi inspirasi untuk memberdayakan orang-orang disabilitas."Sagata itu artinya saget tho atau bisa, yang inspirasinya dari teman-teman disabilitas itu," tuturnya pada Radar Jogja, Minggu (10/9).
Didit menilai, semangat juang dari orang-orang disabilitas disebutnya sangat tinggi, hal tersebut membuatnya yakin untuk terus bertumbuh dan menggandeng sebanyak mungkin orang. Pemberdayaan, kata dia, menjadi pondasi dan pilar bisnis yang dipegangnya hingga kini. "Rasa kemanusiaan saya justru makin bertambah setelah berkenalan dan melibatkan teman-teman disabilitas itu," ujarnya.
Saat ini setidaknya ada sembilan orang disabilitas yang dilibatkan oleh Didit sebagai perajin. Dia berencana ke depannya akan membuat sentra produksi yang melibatkan juga orang-orang disabilitas tersebut.
"Harapannya bisa memfasilitasi karya dan kerja dari teman-teman disabilitas, ada atau tidak ada order mereka akan digaji," harapnya.
Diakui Didit, ide awal menjalankan brand Sagata karena kejenuhan yang dirasakannya setelah puluhan tahun bekerja lalu ingin membangun usaha yang sifatnya memberdayakan."Saya riset dan ketemu berbagai pengusaha lalu mengerucut spesifik pada sektor kulit," jelasnya.
Produk-produk yang dihasilkan oleh Sagata secara umum meliputi semua aksesoris yang terbuat dari kulit mulai dari dompet, tas seperti backpack, handpack, shoulderpack, lanyard hingga totebag."Market-nya cukup dominan dari dinas dan institusi untuk seminar kit atau souvenir," lontarnya.
Perihal harga, produk-produk dari Sagata dibanderol mulai dari Rp 150 ribu hingga ada yang mencapai Rp 1 juta. Diakuinya, target yang ingin diraihnya adalah bisa semakin banyak perajin dan manusia yang bisa mendapatkan kebermanfaatan dari Sagata."Tentu ingin tambah besar tapi juga menggandeng banyak pihak untuk sama-sama maju," tuturnya. (iza/pra)