Dishub DIY Perluas Parkir Ketandan, Bisa Tampung 1.200 Motor dan 118 Mobil

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:15 WIB
PADAT: Suasana salah satu sudut kawasan Malioboro Minggu (18/10). Dishub DIY tengah meningkatkan kapasitas parkir Ketandan untuk 1.200 motor dan 118 mobil. (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)
PADAT: Suasana salah satu sudut kawasan Malioboro Minggu (18/10). Dishub DIY tengah meningkatkan kapasitas parkir Ketandan untuk 1.200 motor dan 118 mobil. (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)

JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) DIY meningkatkan kapasitas tempat parkir Ketandan di Jalan Ketandan Wetan, Ngupasan, Gondomanan, Kota Jogja. Melalui pembangunan tahap II, kapasitas parkir sepeda motor ditargetkan meningkat dari 535 menjadi sekitar 1.200 satuan ruang parkir (SRP). Proyek senilai Rp 7,44 miliar yang bersumber dari dana keistimewaan (danais) itu ditargetkan rampung Desember 2026.

Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti mengatakan, penambahan kapasitas parkir tersebut ditujukan untuk mendukung penataan mobilitas di kawasan wisata, terutama Malioboro. Selain sepeda motor, kapasitas parkir mobil juga akan ditingkatkan dari 87 menjadi 118 SRP. “Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan parkir pengunjung, khususnya saat libur Nataru,” jelasnya Minggu (18/10).

Pembangunan tahap I sebelumnya telah rampung dan tempat parkir sempat beroperasi pada 20 Desember 2025 hingga 20 Juli 2026. Namun, fasilitas tersebut kembali ditutup untuk melanjutkan pembangunan tahap II hingga 31 Desember 2026.

Baca Juga: Dipaksa Seri saat Injury Time, PSS Sleman Imbangi 2-2 Persebaya Surabaya di GBT

Selama tempat parkir Ketandan ditutup, masyarakat dapat menggunakan lokasi parkir alternatif, salah satunya tempat parkir Beskalan yang dikelola Dishub DIY. “Pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai lokasi parkir lainnya melalui situs satlantasjogja.info,” bebernya.

Informasi mengenai pembukaan kembali tempat parkir Ketandan akan disampaikan melalui media sosial resmi Dishub DIY dan Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran (BPTPar) DIY. Chrestina mengimbau masyarakat memantau informasi tersebut sebelum merencanakan perjalanan ke Malioboro.

Dishub DIY berharap peningkatan kapasitas parkir dan integrasi transportasi dapat mendukung kelancaran pergerakan pengunjung sekaligus mewujudkan penataan kawasan Malioboro yang lebih tertib. “Serta mewujudkan penataan kawasan Malioboro yang lebih tertib dan terintegrasi,” kata dia.

Baca Juga: Menunggu Kabar ILeague, PSS Sleman Siapkan Pita Hitam untuk Laga Melawan Persebaya Surabaya

Terpisah, Ketua DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardyanto menyebut, penambahan ruang parkir dapat mempermudah wisatawan yang berkunjung ke Malioboro, terutama di tengah persoalan keterbatasan dan biaya parkir. “Ini good news buat wisatawan, karena permasalahan wisatawan selama ini menuju Malioboro adalah isu parkir susah dan mahal,” ungkapnya. (cin/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
dishub diy Wisatawan Malioboro parkir ketandan Parkir