JOGJA - Bala Mataram Rescue (BMR) turut merespons dengan aksi kemanusiaan terkait insiden kecelakaan yang menimpa rombongan suporter PSS Sleman di Km 616 Tol Ngawi-Kertosono, tepatnya di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Madiun, Minggu (18/10) pagi. Tim keselamatan dari Brajamusti ini langsung bergerak cepat ikut mengevakuasi para korban dalam musibah tersebut.
Koordinator BMR Purna Tamtama menjelaskan, usai menerima laporan adanya insiden itu pihaknya langsung menggelar koordinasi internal. Selain itu juga koordinasi lintas pergerakan bersama elemen suporter dan relawan lain seperti DPP Brajamusti, DPP The Maident, hingga Brajamusti Rantau.
"Tadi kami langsung koordinasi di Posko Jatimulyo untuk menyatukan info, melakukan asesmen data, dan crosscheck. Hasil dari asesmen itu mengerucut pada keputusan untuk memberangkatkan tim ke lokasi," katanya, Minggu (18/10) sore.
Baca Juga: Kenakan Pita Hitam untuk Berikan Penghormatan Suporter yang Kecelakaan, PSS Sleman Imbangi Persebaya
Dalam misi kemanusiaan ini, BMR menerjunkan tiga personel dengan mengerahkan satu unit armada ambulans. Purna menyebut, pergerakan tim di lapangan menyesuaikan rencana operasi serta menderek koordinasi dengan relawan BJS (Brajamusti Jatim Squad) di Caruban, khususnya di RSUD setempat.
"Ambulans yang kami berangkatkan memang speknya disesuaikan untuk pengangkutan jenazah. Tandu sengaja kami keluarkan agar peti jenazah bisa masuk. Kami prinsipnya manut arahan pihak rumah sakit di sana. Kalau misal dimintai tolong membawa korban selamat pun kami siap," tuturnya.
Selain tim yang meluncur ke Madiun, BMR juga menyiagakan personel relawan di Posko Jatimulyo, Jogja. Relawan yang standby bertugas mem-backup kebutuhan keluarga korban, baik untuk pengondisian logistik, penjemputan, maupun pendampingan lainnya.
"Kami tetap standby-kan relawan di Posko Jatimulyo. Misal harus membackup rumah atau keluarga korban seperti ambil barang atau antar kebutuhan apa, kami siap bantu. Kami standby sampai semua proses penanganan benar-benar clear dan kawan-kawan pulang," lontarnya.
Baca Juga: Pengakuan Korban Selamat Laka Suporter PSS: Terbangun Mobil Sudah Hancur
Tak hanya itu, menurut Purna, BMR juga telah melakukan komunikasi awal dengan safety officer PSS Sleman terkait kesiapan armada dan dukungan relawan di lapangan.
Saat disinggung mengenai data korban, Purna menjelaskan berdasarkan informasi terkini yang diakses melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DIJ, tercatat empat orang dilaporkan meninggal dunia (MD).
"Data yang fix dari Dinkes DIJ ada empat korban meninggal dunia. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga para korban husnul khotimah," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja