JOGJA – Anggota Komisi C DPRD Kota Jogja Agus Riyanto mendukung penuh penataan sungai di Kota Jogja. Ia mendorong Pemkot Jogja melanjutkan penataan dan pelestarian sungai agar tidak hanya berfungsi ekologis dan pencegahan banjir, tetapi juga berpotensi wisata dan penggerak ekonomi masyarakat.
“Jika sungai bersih dan alirannya lancar, kawasan tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri. Sehingga potensi wisatanya dapat terus dikembangkan,” ujar Agus, Minggu (11/10/2026).
Politisi PDI Perjuangan ini juga mengapresiasi langkah nyata pemkot dalam menata dan memelihara aliran sungai. Misalnya lewat program penataan dan normalisasi aliran Sungai Code yang diprioritaskan dan terus dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Pungutan Surat Domisili Rp 300 Ribu di Pajangan Dilaporkan ke Inspektorat Kabupaten Bantul
Menurutnya, salah satu contoh konkret normalisasi sungai adalah pengerukan sedimentasi yang membentang dari belakang Hotel Tentrem hingga kawasan Jembatan Kewek. Ia berharap program tersebut dapat dilanjutkan ke arah selatan hingga menyentuh batas wilayah Kota Jogja.
Agus memandang, penanganan fisik yang ditangani pemerintah akan berjalan optimal jika beriringan dengan keterlibatan warga. Oleh karena itu ia berharap pemkot bisa menghadirkan ruang-ruang kolaborasi. Misalnya seperti gelaran merti code bertajuk Code Fest #2.
Agenda tersebut sukses menjadi wadah aksi nyata warga dalam membersihkan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai. Sekaligus sebagai ruang edukasi serta gerakan kolektif untuk membangun rekonstruksi sosial di tengah masyarakat.
Baca Juga: Senne Lammens: Manchester United Harus Lupakan Rasa Pahit Lawan Tottenham, Fokus Liga Champions
Agus memastikan, jajaran Komisi C DPRD Kota Jogja akan terus mengawal program-program pemerintah dalam hal pelestarian sungai. Supaya ke depannya kawasan sungai di Kota Jogja memiliki daya tarik yang dapat terus dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Lebih lanjut, jajaran legislatif berkomitmen terus mengawal dan mendorong Pemkot Jogja dalam mengoptimalkan kawasan bantaran sungai. Ini agar bantaran sungai yang dulunya terkesan kumuh bisa menjadi pusat edukasi lingkungan dan destinasi ekonomi kreatif baru.
Pun, ia juga mendorong pemkot lebih fokus dalam pembangunan infrastruktur. Seperti penguatan tanggul dan memperindah wilayah sekitar bantaran sungai guna memberi keamanan dari banjir demi tujuan wisata ke depannya.
Baca Juga: Asrama Toraja di Sleman Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 30 Juta, Penyebab Masih Diselidiki
Selain itu, ia mendesak pemkot agar segera melakukan penanggulangan banjir di Wilayah Kampung Iromejan Kemantren Gondokusuman. Lantaran setiap musim penghujan sungai di wilayah tersebut kerap meluap dan membanjiri permukiman di sekitarnya.
"Komisi C DPRD Kota Jogja memiliki tugas pokok dan fungsi yang sangat erat kaitannya dengan pelestarian lingkungan serta keberlanjutan sungai. Sehingga kami sangat mendukung sungai memiliki daya tarik wisata,” tegas Agus. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita