Logo HUT ke-270 Kota Jogja Resmi Diluncurkan, Usung Spirit “Otentik Konkret”

Perawati • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 16:13 WIB
Tugu Jogja
Tugu Jogja

Pemerintah Kota Yogyakarta resmi meluncurkan logo dan tema peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta 2026. Mengusung tagline “Otentik Konkret”, peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi momentum mengenang perjalanan panjang Kota Jogja, tetapi juga menegaskan arah pembangunan kota di masa mendatang.

Tagline tersebut memiliki makna yang saling berkaitan. Kata “Otentik” merepresentasikan komitmen untuk menjaga keaslian budaya, tradisi, serta nilai-nilai leluhur yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Yogyakarta.

Akar sejarah tersebut tidak terlepas dari Perjanjian Giyanti pada 13 Februari 1755. Perjanjian itu membagi Negara Mataram menjadi dua bagian, yakni sebagian menjadi hak Kerajaan Surakarta dan sebagian lainnya menjadi hak Pangeran Mangkubumi.

Perjalanan sejarah kemudian berlanjut hingga 7 Oktober 1756, ketika Sultan Hamengku Buwono I memasuki istana baru dari Pesanggrahan Ambarketawang. Peristiwa tersebut menjadi penanda peresmian Kota Yogyakarta.

Warisan sejarah dan peradaban yang telah berlangsung selama ratusan tahun itu kemudian menjadi fondasi karakter masyarakat Yogyakarta. Hingga memasuki usia 270 tahun pada 2026, nilai-nilai tersebut dipandang sebagai kekuatan otentik yang tetap relevan sekaligus menjadi pijakan dalam mengembangkan kota pada masa depan.

Baca Juga: Pelaku Tukar Uang Palsu Jadi Saldo DANA di Sleman Ditangkap, Polisi Buru Pemasok

Sementara itu, kata “Konkret” menegaskan komitmen untuk meneruskan warisan tersebut melalui tindakan nyata yang membumi dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Spirit konkret juga menekankan pentingnya keselarasan antara pemikiran, perkataan, dan perbuatan. Dengan demikian, pembangunan Kota Yogyakarta tidak berhenti pada gagasan atau wacana, tetapi diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Implementasi semangat tersebut dilakukan dengan mengedepankan gotong royong dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan hexahelix, mulai dari pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, hingga institusi keuangan.

Kolaborasi itu menjadi fondasi untuk mewujudkan Kota Yogyakarta yang semakin berbudaya, berkeadilan, dan berkemajuan.

Filosofi Logo HUT ke-270 Kota Yogyakarta

Selain tagline, logo HUT ke-270 Kota Yogyakarta juga memiliki sejumlah filosofi yang merepresentasikan perjalanan sejarah sekaligus arah masa depan kota.

1. Puncak Gunungan

Bentuk gunungan yang meruncing ke atas melambangkan pencapaian tujuan tertinggi. Filosofi ini menggambarkan visi Kota Yogyakarta yang berorientasi pada pertumbuhan dan kemajuan hingga seluruh target dapat diwujudkan secara tuntas.

2. Angka 270

Angka 270 dibuat bersambungan di dalam bentuk gunungan dengan sudut kemiringan yang dinamis. Elemen tersebut merepresentasikan perjalanan 270 tahun Kota Yogyakarta sebagai warisan otentik dan bagian dari sejarah panjang.

Perjalanan tersebut menjadi akar sekaligus penentu arah masa depan melalui kolaborasi dan sinergi berbagai pihak.

3. Monogram YK

Monogram “YK” yang terintegrasi di dalam gunungan menyimbolkan masyarakat, budaya, serta perjalanan sejarah Kota Yogyakarta sebagai pusat kehidupan yang menggerakkan kota.

Baca Juga: Jalan Bogor-Pulutan di Gunungkidul Rusak 1,8 Km, Baru 359 Meter Direkonstruksi

Elemen tersebut sekaligus menggambarkan upaya menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman modern.

4. Posisi Gunungan

Gunungan dibuat dalam posisi miring dan mengarah ke atas. Posisi ini melambangkan perpindahan adegan dalam kehidupan.

Filosofi tersebut merujuk pada momentum penting peresmian Kota Yogyakarta pada 7 Oktober 1756, ketika Sultan Hamengku Buwono I memasuki istana baru setelah sebelumnya berada di Pesanggrahan Ambarketawang di wilayah Gamping.

5. Posisi Tegak Lurus

Posisi tegak lurus dalam logo melambangkan kelurusan dalam tindakan dan kebenaran. Filosofi ini sekaligus menggambarkan ketangguhan Kota Yogyakarta dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman.

Melalui tema “Otentik Konkret”, HUT ke-270 Kota Yogyakarta diharapkan tidak hanya menjadi perayaan atas perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat identitas kota sekaligus menerjemahkan nilai-nilai tersebut dalam pembangunan yang nyata dan dirasakan masyarakat.

 

Editor : Bahana.
Otentik Konkret Logo HUT ke-270 Kota Yogyakarta Pemkot Yogyakarta HUT kota Jogja