Haul HB IX, Merawat Ingatan tentang Sultan Yang Dekat dengan Rakyat  

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 19:02 WIB
DIGELAR SEDERHANA: GBPH Prabukusumo saat menyampaikan riwayat perjalanan Sultan HB IX di kediamannya, Jumat (2/10/2026).  (Foto: Cintia Yuliani/Radar Jogja)
DIGELAR SEDERHANA: GBPH Prabukusumo saat menyampaikan riwayat perjalanan Sultan HB IX di kediamannya, Jumat (2/10/2026). (Foto: Cintia Yuliani/Radar Jogja)

JOGJA -  Haul Sultan Hamengku Buwono (HB) IX kembali digelar sebagai momentum mengenang jasa dan keteladanan salah satu tokoh penting dalam perjalanan DIY. Kegiatan tersebut berlangsung di Dalem Prabukusuman.

Ketua Panitia Haul HB IX Tommy Maulana Samudra mengatakan, haul rutin digelar setiap tahun. Kegiatan menjadi bagian dari upaya keluarga dan kerabat keraton untuk terus mengenang sosok HB IX.

"Ini bagian dari keistimewaan kita. Kita memperingati HB IX agar selalu mengenangnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: Pemprov DIY Dorong Lumbung Mataraman Wujudkan Kedaulatan Pangan di Kulon Progo

Menurutnya, pelaksanaan haul tahun ini secara prinsip tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun rangkaian kegiatan dibuat lebih sederhana. Jika sebelumnya terdapat berbagai sajian, termasuk tumpeng, tahun ini kegiatan digelar lebih sederhana. "Kita ingin mengenang HB IX dan memaknai perjalanan beliau,” jelasnya.

Rangkaian haul diisi dengan doa bersama untuk HB IX. Selain itu, riwayat kehidupan dan perjalanan HB IX juga disampaikan kepada para peserta. Materi itu akan disampaikan oleh GBPH Prabukusumo, salah satu putera Sultan HB IX.

Tommy menjelaskan, pelaksanaan haul bukan semata-mata agenda seremonial. Bagi keluarga dan kerabat, kegiatan itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus upaya menjaga ingatan terhadap pendahulu. "Tentunya menjadi sesuatu yang sakral di lingkungan kekerabatan,” katanya.

Baca Juga: Prediksi Skor Polandia vs Rumania di UEFA Nations League, Laga Krusial di Warsawa

Dia berharap kegiatan tersebut turut menjaga nilai-nilai keistimewaan Jogjakarta. Menurutnya, masyarakat perlu terus mengenang para pendahulu yang memiliki peran dalam perjalanan terbentuknya Jogjakarta. "Karena pembentukan Jogjakarta tidak pernah ada tanpa Sultan," tuturnya.

Tommy juga menggambarkan HB IX sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat. Banyak cerita mengenai HB IX yang menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat. Mulai dari turun ke sawah hingga berinteraksi langsung dengan warga di pasar. "Beliau pemimpin yang betul-betul merakyat, bisa diteladani, dan sangat mencintai bangsa ini," ungkapnya. (cin/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Haul Sultan Hamengku Buwono IX Dalem Prabukusuman sultan keraton jogja HB IX