Sambut Kontingen dan Tamu Undangan TKTB Se-Indonesia XXV, TBY Sajikan Karawitan Ndang Tak Gong

Rizky Wahyu • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 21:18 WIB
Penampilan karawitan Ndang Tak Gong memeriahkan jamuan makan malam Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXV 2026 di TBY, Selasa malam (28/9). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
‎
Penampilan karawitan Ndang Tak Gong memeriahkan jamuan makan malam Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXV 2026 di TBY, Selasa malam (28/9). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja) ‎

JOGJA - Alunan gamelan bergema merdu di Lobby Concert Hall Societet Militair, Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Selasa (29/9) sore. Pertunjukan musik karawitan bertajuk Ndang Tak Gong itu disajikan khusus untuk menyambut kontingen dan para tamu undangan dari berbagai daerah dalam perhelatan Temu Karya Taman Budaya (TKTB) Se-Indonesia XXV 2026.

​Dalam pertunjukan ini, kelompok seni Kidang Alit tampil membawakan komposisi tabuhan gamelan yang memadukan unsur tradisional dan sentuhan kontemporer. Para tamu dari luar DIY tampak menikmati sajian musik tradisi yang menjadi pemuka rangkaian acara TKTB XXV.

Bahkan saking antusiasnya, para tamu ada yang ikut naik ke panggung dan menyanyikan lagu-lagu Jawa dengan sang sinden. Ini membuat acara menjadi semakin meriah.

Baca Juga: Pungutan Wali Murid Dibatalkan, MTsN 9 Sleman Optimalkan Anggaran Bosda dan Bosnas

​Kepala TBY Purwiati menjelaskan, acara Ndang Tak Gong ini memang sengaja dihadirkan sebagai wadah ekspresi sekaligus etalase keberagaman seni yang rutin difasilitasi oleh TBY.

"Ini menjadi suguhan menarik teman-teman dari luar Jawa, agar bisa mengapresiasi bagaimana TBY memberikan ruang seni untuk para seniman, baik kontemporer, pertunjukan, tradisional, maupun seni rupa," jelasnya saat ditemui di lokasi acara, Selasa (29/9).

​Purwiati menjelaskan, program Ndang Tak Gong pada dasarnya merupakan ruang kolaborasi yang luas bagi para pelaku seni karawitan untuk mengeksplorasi batas-batas musik tradisi dengan elemen modern.

Oleh karena itu, lewat ajang TKTB XXV ini, Purwiati berharap pengelolaan ruang seni di TBY dapat menjadi tolok ukur (barometer) sekaligus ajang berbagi praktik baik (best practice), bagi pengelola Taman Budaya dari seluruh provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Sengit Hingga Detik Akhir, SMA Budi Mulia Dua Tumbangkan SMAN 5 Yogyakarta 26-24 di DBL 2026 DIY

"Tamu-tamu yang datang bisa melihat bagaimana kami mengemas dan memberikan ruang seluas-luasnya untuk sanggar, komunitas, serta organisasi kemasyarakatan," bebernya.

​Usai penampilan Ndang Tak Gong di Lobby Societet Militair, rangkaian acara dilanjutkan dengan berbagai sajian pertunjukan seni dari kontingen Taman Budaya luar DIY yang digelar di panggung utama Concert Hall TBY. (ayu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
Ndang Tak Gong Temu Karya Taman Budaya (TKTB) Se-Indonesia XXV 2026 TKTB XXV TBY karawitan