Aksi Lady Bikers Jogja, Sisihkan Rezeki Demi Kursus Bahasa Inggris Gratis Pengemudi Ojol Perempuan

Iwa Ikhwanudin • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 17:07 WIB
Kelas bahasa Inggris yang diikuti para perempuan driver ojol Jogja di Plaza UNY (29/9/2026).
Kelas bahasa Inggris yang diikuti para perempuan driver ojol Jogja di Plaza UNY (29/9/2026). 

 JOGJA - Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Kota Yogyakarta, deru mesin sepeda motor menjadi irama harian yang tak terpisahkan bagi para pengemudi ojek online perempuan. Mereka menembus terik matahari dan rintik hujan demi mengais rezeki untuk keluarga tercinta.

Tantangan ekonomi yang semakin menghimpit tak pernah melunturkan semangat para srikandi jalanan ini untuk terus bertahan. Namun, di balik helm dan jaket hijau yang berdebu, ada kerinduan mendalam untuk melangkah lebih jauh dan mengembangkan diri.

Cahaya harapan itu akhirnya terbit melalui sebuah pelukan hangat antar sesama perempuan di Kota Pelajar. Sebuah gerakan kepedulian hadir menyapa, memberikan kesempatan emas yang selama ini mungkin hanya jadi impian.

Para pengemudi ojol perempuan kini mendapatkan akses pendidikan gratis berupa pelatihan bahasa Inggris. Inisiatif indah ini lahir dari semangat saling menguatkan antar komunitas di Yogyakarta.

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kolaborasi erat antara Socionest, Sociofund, dan komunitas @ladybikersdajogja. Sebuah buatan tangan persaudaraan yang membuktikan bahwa tak ada wanita yang berjuang sendirian.

Baca Juga: Empat Tim Bawa Cerita Indonesia di Opening AQUA DBL Dance Competition 2026 Jogja

Dukungan pendanaan utama program berharga ini datang langsung dari ketulusan hati para anggota @ladybikersdajogja, komunitas pengemudi motor gede perempuan di Yogyakarta. Sementara itu, Socionest memegang peran penting dalam merancang dan menjalankan kurikulum pembelajarannya.

Pemilihan bahasa Inggris bukanlah tanpa alasan yang kuat. Sebagai kota destinasi wisata dunia dan pusat pendidikan, Jogja kerap dipenuhi wisatawan mancanegara.

"Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa internasional ini menjadi bekal berharga bagi para pengemudi ojol saat melayani turis asing. Rasa percaya diri mereka melambung tinggi saat mampu menyapa ramah tamu dari mancanegara," ujar Sekjend Lady Bikers da Jogja, Nurcahyani Hardian, di Plaza UNY, Selasa (29/9/2026). 

Lady Bikers Jogja kolaborasi dengan Socionest, Sociofund, ajarkan bahasa Inggris dengan pengajar S2 lulusan UK bagi driver ojol perempuan di Jogja.
Lady Bikers Jogja kolaborasi dengan Socionest, Sociofund, ajarkan bahasa Inggris dengan pengajar S2 lulusan UK bagi driver ojol perempuan di Jogja. 

Namun, kehangatan manfaat dari program ini tidak berhenti di sepanjang jalanan Jogja saja. Ilmu yang diserap para ibu tangguh ini turut dibawakan pulang ke rumah.

Baca Juga: Pemkab Sleman-Klaten Sepakat Bagi Pajak Prambanan, Hasilnya untuk Kenyamanan Wisatawan

"Program yang kami jalankan ini ada dua gelombang (batch). Gelombang pertama untuk ibu-ibu pengemudi ojek online wanita, dan gelombang kedua nanti untuk anak-anak dari pengemudi ojek online wanita yang ada di Yogyakarta," tambah Koordinator Event Lady Bikers dan Jogja, Iva Septia Rejeki. 

Mereka (para driver ojol perempuan Jogja) kini memiliki bekal lebih untuk mendampingi buah hati belajar di rumah, menyemai mimpi anak-anak mereka agar terbang lebih tinggi. Pendidikan tak lagi berjarak, melainkan hadir di tengah hangatnya meja makan keluarga.

"Program ini bukan hanya tentang belajar bahasa Inggris. Kami ingin menunjukkan bahwa sumber daya yang dimiliki sebuah komunitas dapat menjadi kesempatan bagi komunitas lain untuk tumbuh," tegas Mahendra Bhirawa, Co-Founder Sociogroup.

Gerakan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan berkualitas tak harus selalu datang dari dinding sekolah formal. Ketulusan dan kepedulian sosial mampu membukakan pintu mobilitas sosial yang lebih cerah bagi sesama.

Baca Juga: Kalam Kudus Tembus Fantastic Four Junior DBL 2026 DIY, Tampil Solid Hadapi SMP Negeri 5 Yogyakarta

"Kami bekerja sama dengan Lady Bikers Jogja, kebetulan mereka kan juga banyak aksi-aksi sosial. Dan sebenarnya kalau masalah biaya, memang kami ada skema patungan. Patungan per sesi belajar bahasa asing Rp10.000. Nah, dari Lady Bikers ini mau support ke kami berupa pembiayaan program,"ujar ujar CTO-Socio Group, Dimas Baskoro. 

 

 

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Lady Bikers Jogja Sociofund Yogyakarta pendidikan gratis Ojol Perempuan