JOGJA - Sebanyak 500 peserta yang terbagi dalam 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif seberat 84 ton di Balai Yasa Yogyakarta, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan sekaligus menyambut HUT ke-81 Kereta Api Indonesia (KAI).
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, terdapat filosofi dari lomba ini. Lokomotif sebagai simbol sarana penggerak sejalan dengan karakteristik KAI sebagai salah satu penggerak kemajuan transportasi. Lomba yang dilakukan secara berkelompok juga menunjukkan kemajuan transportasi sebagai upaya kolektif dan kolaborasi lintas stakeholder yang harus terus digalang.
"Terdapat dua lokomotif seri CC 201 yang ditarik oleh para peserta," katanya, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga: Temukan Bukti Percakapan Seksual, Istri Laporkan Gus Nurul dan FN atas Dugaan Perzinaan ke Polda DIY
Tim yang maju ke babak final harus dapat menarik lokomotif sepanjang 20 meter sebanyak dua kali dengan bobot 84 ton. Lokomotif ini memang biasanya berdinas di lintas Daop 6 Jogjakarta. Peserta lombanya pun beragam dari kalangan OPD yang ada di Kota Jogja maupun DIY. "Juara satu dimenangkan oleh Balai Yasa Jogjakarta," bebernya.
Kemudia disusul Korem 072 Pamungkas sebagai juara dua, Satpol PP Jogja juara tiga, dan Basarnas mendapatkan juara empat. "Total hadiah sebesar Rp 20 juta," jelasnya.
Dia berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat memberikan pengalaman berkesan kepada para peserta sekaligus dapat mempererat silaturahmi. "Serta diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara KAI dengan seluruh stakeholder dan mitra KAI," tambahnya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita