24 Siswa SMA/MA Wakili DIY Ikut OSN; Ingin Raih Juara Umum, Ajang Siswa Berkarakter melalui Prestasi

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB
MENTAL JUARA: Sebanyak 24 siswa SMA/MA bersiap bertolak ke Malang, Jawa Timur dari Stasiun Tugu. Mereka mewakili DIY mengikuti Olimpiade Siswa Nasional (OSN) 2026. Cintia Yuliani/Radar Jogja
MENTAL JUARA: Sebanyak 24 siswa SMA/MA bersiap bertolak ke Malang, Jawa Timur dari Stasiun Tugu. Mereka mewakili DIY mengikuti Olimpiade Siswa Nasional (OSN) 2026. Cintia Yuliani/Radar Jogja

 

JOGJA - Sebanyak 24 siswa SMA/MA mewakili DIY bertolak ke Malang, Jawa Timur. Mereka mengikuti Olimpiade Siswa Nasional (OSN) Pendidikan Menengah (Dikmen) 2026. Rombongan berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (14/9) pagi.

”Ada sejumlah cabang lomba yang diikuti dalam OSN tersebut,” ujar Staf Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Andiyanto Eko Saputro di sela melepas kontingen OSN Dikmen 2026 tingkat SMA/MA Sederajat asal DIY di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Tiba di Stasiun Tugu wajah para siswa tampak sumringah. Ada keceriaan terpancar. Mereka disertai orang tua dan guru pendamping. Terlihat berbagai perlengkapan dibawa. Terutama yang dibutuhkan selama berada di Malang. Sesuai jadwal, OSN berlangsung selama enam hari dari Senin (14/9) hingga Minggu (20/9).

Baca Juga: Disdikpora Kota Jogja Tegaskan PKJ Tidak Hanya Sekedar Pemakaian Baju Adat, Jalmo Kang Utomo

Lomba yang diikuti kontingen asal DIY seperti cabang Astronomi. Ada satu siswa sebagai peserta. Lalu dua orang siswa ikut cabang Biologi, dan satu siswa cabang Ekonomi. Kemudian, tiga siswa mengikuti cabang Fisika. Tujuh siswa cabang Geografi, empat siswa cabang Informatika/Komputer, dan tiga siswa menjadi peserta cabang Kebumian. “Ditambah dua siswa di cabang Kimia dan satu siswa di cabang Matematika," imbuh Andiyanto.

Siswa yang terpilih mewakili DIY berasal dari Kabupaten Bantul dan Sleman serta Kota Yogyakarta. Menurut Andiyanto, OSN digelar sebagai wadah mendapatkan siswa yang bertalenta dan berkarakter melalui prestasi. Selain itu, bertujuan mendorong pemerataan prestasi di seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). OSN juga diharapkan dapat membangun atmosfer kompetisi dan prestasi yang sehat di kalangan siswa. "Juga menguatkan kelembagaan dalam rangka mewujudkan manajemen talenta nasional (MTN) yang berkesinambungan," terangnya.

OSN Dikmen 2026 tingkat SMA/MA di Malang merupakan putaran final. Ada serangkaian seleksi yang berlangsung secara berjenjang. Dimulai dari tingkat kecamatan, provinsi, hingga semifinal tingkat nasional. Memasuki putaran final ada sebanyak 540 peserta. Mereka berasal dari seluruh Indonesia. Berkompetisi di berbagai cabang lomba.  Jalannya OSN dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Malang.

Hari pertama, setiba di lokasi peserta melakukan registrasi. Selanjutnya, Selasa (15/9) digelar pembukaan dan technical meeting.  Lomba setiap cabang  dimulai Rabu (16/9) hingga Kamis (17/9). Sedangkan Jumat (18/9) peserta mengikuti BTI kolaboratif.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penutupan dan penganugerahan para juara pada Sabtu (19/9) Seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai dan peserta kembali ke daerah masing-masing pada Minggu (20/9). Mereka yang meraih juar berhak mendapatkan medali, sertifikat, uang pembinaan, dan UMM golden ticket.

Baca Juga: Festival Film Pelajar Jogja XVII, 17 Tahun Merawat Mimpi Sineas Muda dari 40 Kota

 Salah satu siswa yang menjadi peserta Leonardus Lintang Panji Utama mengatakan, ikut OSN cabang Informatika. Murid SMA Kesatuan Bangsa, Bantul, ini mengaku melakukan persiapan dengan berlatih secara mandiri. Dia juga mendapatkan pembekalan melalui pelatihan yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY. Pelatihan diadakan selama seminggu. Seluruh siswa yang mewakili DIY disatukan dalam kegiatan tersebut.

Lintang mengaku mendapatkan pengalaman  menyenangkan selama persiapan. Dia mendapatkan kesempatan bertem peserta lain yang memiliki minat yang sama. Di antara mereka dapat saling berdiskusi berbagai hal menarik seputar bidang informatika. "Sebelumnya saya juga sudah pernah ikut di bidang yang sama," tuturnya.

Dia berharap pelaksanaan OSN dapat semakin baik dari tahun ke tahun. Lintang ingin kontingen DIY mampu menunjukkan kemampuan terbaik. Meraih prestasi maksimal di tingkat nasional. "Semoga DIY menjadi juara umum tahun ini." harapnya. (cin/kus)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
OSN Dikmen dinas pendidikan