BPBD Kota Jogja Perkuat Notifikasi Peringatan Dini Bencana lewat Informasi WhatsApp dan Seluler

Iwan Nurwanto • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 20:45 WIB
LEBIH CEPAT: Informasi peringatan dini bencana di bantaran sungai Jogja kini akan diperluas lewat pesan Whatsapp dari hanya lewat HT sebelumnya. Humas Pemkot Jogja
LEBIH CEPAT: Informasi peringatan dini bencana di bantaran sungai Jogja kini akan diperluas lewat pesan Whatsapp dari hanya lewat HT sebelumnya. Humas Pemkot Jogja

 

JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja berencana memperluas penyampaian informasi peringatan dini bencana. Bentuknya lewat pesan Whatsapp dan pesan singkat jaringan seluler, agar informasi tersampaikan lebih cepat ke masyarakat. Sebelumnya peringatan dini bencana hanya melalui komunikasi radio dan handy talky (HT).

 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja Nur Hidayat mengatakan, perluasan penyebaran informasi peringatan dini itu dilakukan agar masyarakat lebih cepat menerima informasi potensi bencana. Khususnya warga yang selama ini tinggal di kawasan rawan seperti bantaran sungai.

 

Dalam pelaksanaannya, informasi terkait kebencanaan itu nantinya akan disampaikan langsung lewat grup WhatsApp atau pesan singkat. Informasi yang disampaikan seperti peringatan dini banjir usai debit air sungai meningkat signifikan atau sirine early warning system (EWS) berbunyi.

 

Baca Juga: Bawa Celurit saat Ribut di Depan PN Bantul, Dua Pemuda Diamankan Polisi

 

“Saat ini total ada 36 EWS banjir yang dipasang di Sungai Gajah Wong, Code, Belik, Winongo dan Buntung serta di Ngentak Sleman hulu Sungai Code,” ujar Nur, Minggu (13/9/2026).

Nur menegaskan, peringatan dini  bencana merupakan suatu hal yang harus disampaikan secara cepat. Hal ini agar masyarakat bisa segera menyiapkan langkah penyelamatan diri ketika peristiwa bencana terjadi.

 

Adapun selama ini, informasi dari alat pengukuran ketinggian air di EWS diterima langsung Pusdalops BPBD Kota Jogja. Baru kemudian disebarkan ke masyarakat melalui anggota Kampung Tangguh Bencana (KTB). “Ketika peringatan dini sudah bisa menyampaikan informasi cepat kepada publik, maka kita bisa memahami langkah-langkah penyelamatan,” jelasnya.

 

Baca Juga: Polres Sleman Tetapkan NH sebagai Tersangka Kasus Pemerkosaan Eks Santriwati

 

Ketua Tim Kerja Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan  BPBD Kota Jogja Grezia Eleganza Nur Pradani menambahkan, akan memperkuat kerja sama dengan penyedia jaringan seluler. Sehingga informasi peringatan dini bisa disampaikan langsung kepada individu pemilik telepon genggam. Grezia menuturkan, penyampaian informasi peringatan dini bencana tidak harus hanya cepat. Namun juga akurat, tepat sasaran, mudah dipahami masyarakat.

 

“Saat ini masih persiapan dan dalam perjalanan ke arah sana,” kata Grezia. (inu/wia)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
peringatan dini bencana penyebaran informasi whatsapp BPBD Kota Jogja HT