Gempa Tektonik Magnitudo 5,3 Guncang Cilacap, Getaran Terasa hingga Jogja

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 14:47 WIB
Peta guncangan gempa tektonik dengan maginitudo 5,3 - Dokumentasi BMKG
Peta guncangan gempa tektonik dengan maginitudo 5,3 - Dokumentasi BMKG

SLEMAN - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (4/9) pukul 12.05. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini terjadi kedalaman 69 kilometer. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,27° LS ; 109,02° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 59 kilometer Selatan Kota Cilacap, Jawa Tengah. 

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menyampaikan, dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia. 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki pergerakan turun," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9). 

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan dan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Bantul, Cilacap, Kebumen, Purwokerto, Kulon Progo. Di wilayah tersebut getaran dirasakan nyata dalam rumah dengan besar getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Baca Juga: BRI Super League Hari Ini, PSS Sleman Incar Tiga Poin di Dipta

Lalu getaran di wilayah Pangandaran dengan skala II-III MMI. Di lokasi ini getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Getarannya juga dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu.

Sementara getaran dengan skala II MMI terasa di Pacitan, Sleman, Wonogiri. Getaran ini dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

"Hingga pukul 12.40 hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," tambah Wijayanto. 

Dia memastikan BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Atas peristiwa ini dia turut mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Termasuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Baca Juga: Bali United vs PSS Sleman, Menanti Magis The Next Ricky Cawor di Dipta

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pungkasnya. (del)

Editor : Bahana.
gempa Cilacap gempa Jawa Tengah gempa jogja BMKG gempa hari ini