Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik di Yogyakarta Mulai September

Della Hardi Puspita • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 18:37 WIB
Antrian di SPBU menyusul isu kenaikan harga BBM.
(dok. ANTARA FOTO)
Antrian di SPBU menyusul isu kenaikan harga BBM. (dok. ANTARA FOTO)

JOGJA - Pada bulan September, harga beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) yang tidak bersubsidi di daerah DI Yogyakarta mengalami perubahan. Perubahan ini akan berlaku bersamaan mulai tanggal 1 September 2026 dan mengikuti proses penilaian bulanan yang biasa dilakukan oleh badan usaha penyedia bahan bakar minyak. 

DI Yogyakarta, tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) adalah 5 persen, sama seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Oleh karena itu, harga BBM pertamina di Yogyakarta sama dengan harga yang berelaku di daerah-daerah tersebut. 

Baca Juga: Inovasi PSIM Buka Tiket Terusan Satu Musim, Harga Mulai Rp 925 Ribu untuk 17 Laga Kandang

Berikut ini harga bahan bakar minyak Pertamina yang berlaku di Yogyakarta sejak 1 September 2026:

• Pertalite: Rp 10.000 per liter (tetap)

• Pertamax: Rp 15.950 per liter (tetap)

• Pertamax Green: Rp 16.600 perliter (tetap)

• Biosolar: Rp 6.800 per liter

• Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter, naik dari sebelumnya Rp 18.300

• Pertamax Dex: Rp 25.200 per liter, naik dari sebelumnya Rp 21.150

• Dexlite: Rp 23.700 per liter, naik dari sebelumnya Rp 19.700

Baca Juga: Sadis, Penganiayaan Berujung Kematian di Bantul, Korban Ditetesi Lilin, Rambut Kemaluannya Dibakar

Rincian harga resmi dan pembaruan berkala dapat dipantau melalui laman Pertamina Patra Niaga: https://pertaminapatraniaga.com/page/harga-terbaru-bbm 

Kenaikan hanya berlaku pada tiga jenis BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, Pertamax reguler dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan harga. BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga tetap, sesuai kebijakan pemerintah yang menjamin harga BBM subsidi tidak naik.

Perhitungan ulang harga BBM nonsubsidi tiap awal bulan umumnya bertumpu pada dua indikator: naik-turunnya harga minyak mentah dunia dan pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS. Pola yang sama juga terjadi di SPBU Shell, yang meningkatkan harga V-Power Diesel dari Rp 21.910 menjadi Rp 25.420 per liter sejak awal bulan ini, dengan alasan penyesuain mengikuti aturan pemerintah yang berlaku (shell.co.id).

Harga di atas berlaku untuk SPBU resmi di wilayah Daerah Istimewa Yoygakarta dan sekitarnya berdasarkan zona PBBKB dengan persentase 5 persen.

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
pertamax turbo biosolar dexlite BBM Naik Pertamax Dex