Polda DIY Belum Terima Pemberitahuan Resmi Aksi Demo 27 Agustus di Yogyakarta

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:18 WIB
 Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan  - Cintia Yuliani/RADAR JOGJA
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan - Cintia Yuliani/RADAR JOGJA

JOGJA - Polda DIY hingga saat ini belum menerima pemberitahuan resmi terkait rencana aksi demonstrasi yang ramai beredar di media sosial dan disebut akan digelar di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8). Meski demikian, Polda DIY memastikan siap mengawal dan mengamankan aksi penyampaian aspirasi jika benar digelar di DIY.

"Tentunya kami tetap menunggu dan mengimbau kepada masyarakat yang ingin melaksanakan penyampaian aspirasi, tetap memberitahu secara resmi," tutur Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan saat ditemui di Polda DIY, Rabu (26/8).

Menurutnya, pemberitahuan tersebut merupakan amanah Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Pemberitahuan diperlukan agar kepolisian dapat menyiapkan pelayanan, pengaturan rute, serta pengamanan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, kepolisian juga dapat mengantisipasi kemungkinan adanya penyusupan maupun kelompok lain yang berpotensi mengganggu jalannya aksi.

Baca Juga: Viral! Ditinggal Bayar di Kasir, Tas Berisi Laptop Raib di Solaria Summarecon Mall Bogor

“Kami tidak membatasi. Kami berkomitmen untuk mengawal, melayani setiap aksi penyampaian aspirasi,” tegasnya.

Polda DIY juga meminta peserta aksi, jika benar menggelar kegiatan pada Kamis (27/8), untuk menjaga ketertiban dan kedamaian. Peserta diingatkan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan lainnya apabila aksi berlangsung di jalan raya.

Ihsan menegaskan, pengamanan aksi akan mengedepankan pendekatan humanis dan kearifan lokal. Menurutnya, selama ini Polda DIY tetap memberikan pelayanan terhadap setiap aksi penyampaian aspirasi, baik yang berlangsung pada siang, sore, maupun malam hari.

“Penyampaian aspirasi adalah hak konstitusi dan kami berkewajiban untuk menjamin dan mengawal pelaksanaannya,” ujarnya.

Di sisi lain, hingga kini Polda DIY juga belum mendapatkan informasi mengenai adanya elemen masyarakat dari Jogja yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi di Gedung DPR/MPR RI.

Sementara itu, di wilayah DIY, kepolisian telah memetakan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik aksi. Pemetaan tersebut dilakukan berdasarkan pengalaman dari aksi-aksi sebelumnya.

Beberapa lokasi yang telah dipetakan di antaranya kawasan Malioboro, Titik Nol Kilometer, depan Universitas Gadjah Mada (UGM), serta kawasan Gejayan. Lokasi-lokasi tersebut selama ini kerap menjadi titik penyampaian aspirasi masyarakat.

“Ini semua sudah kita petakan dan intinya kita siap untuk mengamankan, melayani, mengawal setiap rencana aksi,” katanya.

Baca Juga: Sekaten Jogja 2026 Hari Ini Terakhir, Ini Agenda Terakhir yang Masih Bisa Dinikmati 26 Agustus 

Dalam pengamanan, Polda DIY juga akan melibatkan unsur pengamanan masyarakat, seperti Jaga Warga dan organisasi kemasyarakatan yang selama ini turut membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jogja.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga kondusivitas DIY. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan menjadi bagian penting bagi DIY sebagai kota pelajar sekaligus kota wisata.

“Harapannya dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi bisa dilaksanakan dengan tertib dan damai,” pungkasnya. (cin)

Editor : Bahana.
Demo 27 Agustus Keamanan DIY POLDA DIY Aksi demonstrasi Jogja