JOGJA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja mengklaim tengah mendalami dugaan perusakan trotoar dan pencurian kabel fiber optik di Jalan Kenari, Umbulharjo. Meski sejumlah barang telah diamankan, Satpol PP belum membeberkan kronologi maupun pihak yang diduga terlibat dalam pembongkaran trotoar tersebut.
Kasus itu terjadi di Jalan Kenari, tak jauh dari GOR Amongrogo Senin (17/8) malam. Penyelidikan dilakukan setelah ditemukan aktivitas pembongkaran trotoar yang diduga berkaitan dengan pengambilan kabel fiber optik.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Jogja Dodi Kurnianto mengatakan, sejumlah barang telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Namun, dia belum bersedia merinci barang tersebut maupun menjelaskan apakah ada orang yang diamankan.
Baca Juga: Peserta Pawai Kulon Progo Melonjak Drastis akibat Minim Lomba Tingkat Kapanewon
"Untuk ini (dugaan perusakan dan pencurian, Red) masih dalam rangka penyelidikan, jadi belum bisa komentar apa-apa," ujar Dodi melalui pesan singkat Rabu (19/8).
Dodi mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi kejadian, pihak yang melakukan pembongkaran, hingga motif dugaan perusakan fasilitas umum dan pengambilan kabel fiber optik.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Hasri Nilam Baswari mengatakan, pembongkaran trotoar tersebut dilakukan tanpa izin. Sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola aset trotoar, DPUPKP tidak pernah menerima informasi mengenai penggalian untuk pengambilan kabel.
Baca Juga: Hari Pramuka ke-65 DIY Bakal Dihadiri HB X di Alun-Alun Wonosari, Ini Kegiatannya..
Nilam menyebut pembongkaran trotoar telah terjadi sedikitnya empat kali sepanjang tahun ini. Lokasinya meliputi Jalan Bausasran, Jalan Soga, Jalan Menteri Supeno, serta Jalan Kenari.
Di Jalan Kenari, pembongkaran terjadi di segmen barat Balai Kota hingga HR Building, termasuk kejadian pada Juni lalu menjelang peresmian ducting. Kasus terbaru terjadi di segmen Jalan Miliran hingga GOR Amongrogo.
Pada kasus terbaru tersebut, sejumlah orang disebut sempat diamankan Satpol PP Kota Jogja. Penindakan dilakukan pada malam hari ketika aktivitas pembongkaran berlangsung.
Nilam menduga, pembongkaran berkaitan dengan pengambilan kabel tembaga fiber optik. Dugaan itu terlihat dari kondisi sejumlah lubang galian yang menunjukkan bekas kabel ditarik secara paksa.
"Dugaan kami adalah pengambilan kabel tembaga FO (fiber optik). Di semua titik lubang galian terlihat jelas bekas kabel yang ditarik paksa," jelas Nilam. (inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita