Paskibraka DIJ Dapat Pesan Khusus Gubernur HB X; Tak Perlu Malu Tunjukkan Kemampuan, Karakter Tentuk

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:20 WIB
SEMANGAT: Para anggota Paskibraka sedang melakukan yel-yel di Bangsal Kepatihan. Gubernur HB X memberikan pesan khusus dan semangat kepada  mereka. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
SEMANGAT: Para anggota Paskibraka sedang melakukan yel-yel di Bangsal Kepatihan. Gubernur HB X memberikan pesan khusus dan semangat kepada  mereka. (Dok. Humas)

 

JOGJA - Ini pesan Gubernur Hamengku Buwono X mengapresiasi semangat Paskibraka DIY yang dinilainya semakin menunjukkan karakter dan keberanian. Ia meminta generasi muda tidak lagi malu menunjukkan kemampuan serta memiliki fighting spirit dalam menghadapi tantangan masa depan.

Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Ramah Tamah Paskibraka DIY di Bangsal Kepatihan, kemarin (18/8). Dia menilai, penampilan yel-yel Paskibraka tahun ini menunjukkan perubahan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Saya berharap Anda semua harus punya semangat tinggi. Tidak usah malu-malu. Total apa yang harus bisa kamu lakukan,” pesan bapak lima puteri yang juga raja Keraton Jogja ini.

Baca Juga: Ribuan Lilin Menyala di TMPN Kusumanegara Jogja, Peringati HUT Kemerdekaan RI 

HB X mengatakan, setiap tahun dirinya selalu bertemu dengan anggota Paskibraka. Namun pada tahun-tahun sebelumnya, ia masih melihat adanya rasa malu ketika para anggota Paskibraka menyampaikan yel-yel.

Tahun ini, hal tersebut dinilai mulai berubah. Ia pun meminta semangat dan karakter yang telah terbentuk selama mengikuti pendidikan Paskibraka tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai.

Pengalaman selama menjalani latihan, menurutnya, harus menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan. Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para Paskibraka yang telah menjalankan tugas di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-DIY. 

Menurutnya, proses latihan yang melelahkan sekaligus memberikan pengalaman, pengetahuan kebangsaan, keyakinan, dan pembentukan karakter. "Ilmu yang Anda dapat selama pendidikan itu yang harus bisa menentukan perjuangan spirit Anda untuk masa depan sebagai warga negara Indonesia,” katanya.

Baca Juga: DPRD Kulon Progo Sebut Momen HUT RI Jadi Evaluasi untuk Pemerintah Pusat

Ia mengingatkan, tidak semua anak muda mendapatkan kesempatan menjadi Paskibraka. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum akhirnya mereka terpilih. Karena itu, kesempatan tersebut harus disyukuri dan dimanfaatkan sebaik mungkin.

Selain itu, HB X berharap para Paskibraka tetap menjaga hubungan melalui organisasi alumni Paskibraka. Keberadaan alumni dinilai dapat menjadi ruang untuk memperluas pemahaman mengenai pengabdian kepada bangsa dan negara sekaligus menghadapi tantangan sosial di masa mendatang.

Setelah kembali ke sekolah, ia meminta para Paskibraka menjadi pelajar yang baik. Ia juga berharap mereka dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sehingga memiliki bekal pengetahuan yang lebih kuat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Karier Anda sendiri, pengetahuan dan karakter Anda sendiri ikut menentukan masa depan Anda sendiri," tuturnya.

Baca Juga: 292 Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Wonosari Dapat Remisi HUT RI, Tujuh Orang Langsung Bebas

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY Lilik Andi Aryanto mengatakan, Paskibraka di DIY telah melalui proses seleksi. Poses seleksi dimulai dari tingkat kabupaten/kota, dilanjutkan seleksi tingkat DIY, hingga penetapan peserta yang memenuhi persyaratan.

Di antaranya administrasi, kesehatan, kemampuan fisik, inteligensia, kepribadian, wawasan kebangsaan, serta kemampuan peraturan berbaris-berbaris. 

"Seluruh tahapan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, tenaga kesehatan, spikolog, serta tim seleksi yang kompeten," terangnya.

Paskibraka di DIY juga mendapatkan berbagai materi saat pelatihan. Materinya adalah baris baris berbaris, formasi pengibaran bendera, wawasan kebangsaan, pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, pencegahan radikalisme dan terorisme, kepemimpinan kepariwisataan, serta kewirausahaan.

"Lalu ada public speaking, tugas pokok Paskibraka, moral dan etika, serta psikologi, dan motivasi," katanya. (laz)

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
TNI paskibraka Wawasan Kebangsaan Hamengku Buwono X bangsal kepatihan