JJLS Kelok 18 Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pemprov DIY Kebut Pengamanan Lahan dan Fasilitas Jalan

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:10 WIB
Kelok 18 yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Gunungkidul - Cintia Yuliani/Radar Jogja
Kelok 18 yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Gunungkidul - Cintia Yuliani/Radar Jogja

JOGJA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) memastikan pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 atau Kelok 18, ditargetkan rampung tahun ini.

Saat ini, Pemprov DIY masih fokus pada aspek keamanan jalan, inventarisasi, serta pengamanan lahan di sekitar jalur yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Gunungkidul tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, tidak seluruh lahan di kawasan Kelok 18 digunakan untuk pembangunan jalan.

Sejumlah lahan di sekitar jalur tersebut merupakan Sultanat Ground (SG). Oleh karena itu, Pemprov DIY masih melakukan inventarisasi dan pengamanan lahan untuk mencegah penyalahgunaan setelah jalan resmi dibuka.

"Soalnya kalau sudah dibuka, kita belum mengamankan itu (lahan di sekitar Kelok 18, Red) akhirnya jadi pasar di pinggir jalan eman-eman juga," terangnya saat ditemui seusai acara Ramah Tamah Paskibraka di Bangsal Kepatihan Selasa (18/8).

Baca Juga: DPRD Kulon Progo Sebut Momen HUT RI Jadi Evaluasi untuk Pemerintah Pusat

Meski masih ada proses inventarisasi dan pengamanan, dia memastikan pekerjaan tersebut tidak membutuhkan waktu lama. Ia mengaku telah meninjau langsung kawasan Kelok 18 dan melihat sejumlah lokasi yang nantinya dapat dioptimalkan oleh pemerintah daerah setempat.

"Kalau September terlalu cepat, paling tidak tahun ini sudah beres," bebernya.

Selain pembangunan jalan, Pemprov DIY memastikan pemasangan rambu-rambu dan berbagai persiapan lainnya juga ditargetkan selesai tahun ini. Namun, peresmian dan pembukaan jalan tidak akan dilakukan secara terburu-buru.

Menurutnya, seluruh aspek keselamatan harus dipastikan terlebih dahulu agar tidak terjadi kecelakaan maupun kejadian yang tidak diinginkan setelah jalan dibuka.

"Jangan sampai seperti kejadian di jalan baru di Gading Gunungkidul karena belum ada persinyalan jadi ada kecelakaan," katanya.

Sementara itu, Project Manager JJLS Kelok 18 Anang Nur Tachlish mengatakan, progres pembangunan JJLS Kelok 18 telah mencapai 99 persen. Pengaspalan jalan telah selesai, menyisakan pekerjaan marka jalan, pemantul cahaya, pemasangan lampu, dan rambu-rambu lalu lintas.

"Pemasangan marka jalan dilakukan 25 hingga 29 Agustus karena sebelum pemasangan marka harus menyesuaikan umur aspal," katanya.

Baca Juga: Ortu Korban Daycare Little Aresha Bentangkan Banner di PN Jogja, Tuntut 4 Pejabat Diproses Hukum

JJLS Kelok 18 juga dilengkapi pos polisi untuk memonitoring kendaraan yang melintasi jalur ini. Dengan adanya pos polisi, diharapkan pengguna jalan tetap terlindungi. 

"Pos polisi fungsinya juga sebagai pusat informasi,” tuturnya. 

Lanjutnya, JJLS Kelok 18 juga akan dilengkapi dengan dua rest area. Rest area milik pemerintah menggandeng UMKM yang lokasi berada di bagian tengah JJLS Kelok 18, serta terdapat rest area milik swasta. 

"Kalau yang milik swasta di ujung jalan masuk kabupaten Gunungkidul rest area milik PT Segaragiri," tuturnya. (cin)

Editor : Bahana.
JJLS Kelok 18 Jalan Lintas Selatan Jogja Bantul Gunungkidul Infrastruktur DIY sultan ground