Jasa Marga Targetkan Tol di DIY Kelar 2027, Gubernur HB X Minta Percepat Trase Maguwoharjo-Jombor

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:56 WIB
PEMBANGUNAN: Warga melintas di dekat proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen di Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Kamis (6/8/2026). Pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo diproyeksikan membentuk golden triangle yang menghubungkan tiga pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dan DIJ. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
PEMBANGUNAN: Warga melintas di dekat proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen di Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Kamis (6/8/2026). Pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo diproyeksikan membentuk golden triangle yang menghubungkan tiga pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dan DIJ. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

 

 

JOGJA - Pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan kunjungan kerja ke Kompleks Kepatihan, Kamis (6/8) sore. Pertemuan tertutup itu membahas khusus progres serta percepatan pembangunan proyek jalan Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen bersama Gubernur DIY Hamengku Buwono X.


​Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menjelaskan, dalam kunjungan kali ini pihaknya telah menyampaikan capaian serta kendala teknis di lapangan kepada Gubernur HB X. Dikatakan,  ruas tol Jogja-Solo dari Prambanan hingga Purwomartani saat ini telah siap 98 persen.

Baca Juga: Tuntut Akses Wisata Utara, Pemkab Gunungkidul Dorong Pembangunan Tol Lanjut Hingga Nglanggeran


"Di Purwomartani ditambahkan konstruksi elevated atau jembatan menuju Bokoharjo sepanjang 1,9 - 2 km. Ini upaya memastikan rekayasa arus lalu lintas tidak langsung memadat di Jalan Solo-Adisutjipto, sekaligus mendukung aksesibilitas menuju Bantul, Gunungkidul, dan Jalan Raya Wonosari," katanya usai pertemuan. 


​Selain ruas Purwomartani, Jasa Marga juga melaporkan progres pembangunan seksi Jombor hingga Trihanggo yang terhubung dengan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Banyurejo. Seksi ini ditargetkan rampung pada tahun ini.

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG Nanggulan Tembus 178 Orang, Dinkes Kulon Progo Kesulitan Uji Sampel Makanan


​Rivan menuturkan, dalam pertemuan kali ini HB X secara khusus memberikan arahan agar dilakukan percepatan pembangunan. Terutama pada trase Maguwoharjo menuju Jombor yang melintasi kawasan Ring Road Utara. Pihaknya kini tengah menyiapkan tahap konstruksi agar pada 2027 proses pengerjaan di atas Ring Road Utara sudah bisa dimulai.


"Atas saran Ngarso Dalem, ada percepatan dari Maguwoharjo ke Jombor. Kami persiapkan agar pada Lebaran 2027 nanti, akses penambahan jembatan hingga Bokoharjo itu sudah bisa difungsikan secara operasional. Ini untuk mengurai lonjakan traffic kendaraan," ungkapnya. 

Baca Juga: Warisan Budaya Benda vs Takbenda (UNESCO): Mengapa Pengakuan Internasional Langkah Awal Pelestarian?


Sementara itu, ​Gubernur HB X mengatakan, jalur utama tol itu harus disambung dengan jalan-jalan lain yang statusnya jalan provinsi atau jalan kabupaten. ​Misalnya dari Gunungkidul ke Bokoharjo yang sebetulnya merupakan jalur utama. 


Di sekitar jalur itu, lanjut HB X, minimal harus ada 10 atau 11 objek wisata yang bisa dikunjungi. Seperti Candi Ijo atau objek-objek yang sekarang ada di daerah tersebut.


"Kalau untuk kendaraan sedan itu tidak ada masalah, memang sudah ada jalannya. Tapi kalau bus, masih agak sulit untuk masuk. Mungkin kalau papasan agak problem. Berarti kami punya persoalan itu kan jalan kabupaten," katanya. 

Baca Juga: Bukan Imbauan Lagi, DIY Resmi Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing dan Kelelawar untuk Konsumsi


Di sisi lain, mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang turut hadir dalam pertemuan ini menilai, percepatan konektivitas infrastruktur tol akan memberikan dampak signifikan terhadap peta pariwisata Jogjakarta.


"Dengan terbukanya akses tol ini, kami meminta arahan Ngarso Dalem bagaimana mempertahankan Jogja sebagai destinasi wisata utama, tanpa mengesampingkan esensi nilai-nilai kultural. Selain itu  menentukan wilayah mana yang menjadi prioritas pengembangan ekonomi baru," ujarnya. (ayu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
tol jogja-solo tol jogja-bawen Gubernur DIY Hamengku Buwono X PT JASA MARGA