RADAR JOGJA - Kawasan Malioboro menjadi lokasi penyelenggaraan Pawai Budaya Sumatera Utara pada Minggu (26/7). Kegiatan yang mengusung tema Menjaga Warisan, Merayakan Keberagaman"tersebut diikuti oleh komunitas perantau Sumatera Utara di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pawai dimulai dari kawasan depan DPRD DIY di Jalan Malioboro dan berakhir di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Selama perjalanan, peserta menampilkan beragam kesenian serta mengenakan pakaian adat dari sejumlah etnis di Sumatera Utara.
Berbagai etnis yang ikut berpartisipasi di antaranya Batak Toba, Mandailing, Karo, Simalungun, Pakpak, Melayu, dan Nias. Penampilan tarian tradisional serta iringan musik daerah menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan yang berada di sepanjang kawasan Malioboro.'
Baca Juga: Kontroversi Unggahan UC.You di Threads Picu Perdebatan soal Etika Berpendapat di Media Sosial
Kegiatan ini diselenggarakan oleh komunitas perantau Sumatera Utara, di antaranya Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumatera Utara, Pemuda Batak Bersatu (PBB) DIY, serta sejumlah organisasi kedaerahan lainnya. Pawai digelar sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Utara sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.
Malioboro dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena merupakan salah satu kawasan wisata dan ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat. Melalui kegiatan ini, para peserta berharap budaya Sumatera Utara semakin dikenal oleh masyarakat luas, sekaligus memperkuat semangat kebhinekaan di tengah kehidupan yang majemuk.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber