JOGJA - Astra Motor Yogyakarta bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas bagi anak usia dini dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Kamis (23/7). Kegiatan yang berlangsung di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta itu diikuti 25 siswa TK Bopkri Gondokusuman beserta orang tua mereka.
PS Kanit 1 Subdit Kamsel Ditlantas Polda DIY Bagoes Sulistiantoro mengatakan, penanaman pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas perlu dilakukan sejak dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa.
"Anak-anak sedang berada pada masa pengenalan dan pertumbuhan. Harapannya, ketika dewasa nanti mereka telah memiliki kesadaran untuk berkendara dengan aman dan mematuhi aturan lalu lintas," ujarnya.
Baca Juga: Perbaikan Jembatan Gantung Dikeluhkan, Akses Warga Terganggu, Harus Memutar hingga Lima Kilometer
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan rambu lalu lintas, cara membonceng yang aman, hingga penggunaan helm yang benar. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif yang dipandu instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta.
Selain materi di dalam kelas, anak-anak juga diajak mempraktikkan tata cara menyeberang jalan menggunakan metode 4T. Yakni Tunggu Sejenak, Tengok Kanan, Tengok Kiri, Tengok Kanan Lagi, serta mengangkat tangan saat menyeberang. Orang tua bersama anak juga berlatih cara membonceng yang aman dengan menggunakan sabuk pengaman khusus anak.
Baca Juga: Lima Kali Kejadian Keracunan MBG, DPRD Kulon Progo Tuntut Evaluasi Total
Sebagai bagian dari kampanye keselamatan, Astra Motor Yogyakarta membagikan helm anak berstandar SNI kepada seluruh peserta. Pemberian helm diharapkan dapat membiasakan anak menggunakan perlengkapan keselamatan setiap kali berkendara.
Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas di masyarakat. "Kami berharap kesadaran keselamatan berkendara dapat tumbuh sejak kecil dan menjadi kebiasaan hingga dewasa," katanya. (*)
Editor : Sevtia Eka Novarita