Perhatian Lur! Parkir Ketandan untuk Sementara Ditutup, Ini Batas Waktu Penutupannya

Yusuf Bastiar • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:43 WIB
Parkir Ketandan
Parkir Ketandan
JOGJA - Tempat Khusus Parkir (TKP) Ketandan resmi ditutup sementara mulai Senin (20/7) hingga 31 Desember 2026. Penutupan dilakukan untuk melanjutkan pembangunan tahap II yang akan meningkatkan kapasitas parkir secara signifikan sebagai bagian dari penguatan sistem mobilitas di kawasan Malioboro. 

Plt Kepala Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Rizki Budi Utomo mengatakan, penghentian operasional dilakukan demi keselamatan pengguna sekaligus memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

"Pekerjaan fisiknya diperkirakan berlangsung sekitar lima bulan," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (20/7/2026).

Menurut Rizki, pembangunan tahap II merupakan kelanjutan proyek yang dimulai tahun lalu. Pelaksanaan dibagi menjadi dua tahap karena keterbatasan anggaran. Targetnya, seluruh pekerjaan rampung pada akhir Desember 2026.

Ia menjelaskan, proyek tersebut akan menambah kapasitas parkir secara signifikan. Pada tahap pertama, TKP Ketandan hanya mampu menampung 535 satuan ruang parkir (SRP) sepeda motor dan 87 SRP mobil. Setelah tahap kedua selesai, kapasitas meningkat menjadi sekitar 1.200 SRP untuk sepeda motor dan 118 SRP untuk mobil.

Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Perkuat Penegakan Perda Larangan Mengemis, Patroli Rutin Disiapkan

"Kapasitas ini salah satunya memang dipersiapkan untuk memperkuat fungsi kawasan Malioboro," katanya.

Selain Ketandan, Dishub DIY juga telah meminimalisir aktivitas parkir di sejumlah titik kawasan Malioboro, salah satunya di Parkiran Senopati. Sementara kantong parkir lain yang dimiliki pemerintah berada di Beskalan, sedangkan sisanya dikelola Pemerintah Kota Yogyakarta maupun swasta.

Selama masa pembangunan, Dishub DIY akan menyebarluaskan informasi lokasi parkir alternatif melalui berbagai kanal, termasuk media sosial. Koordinasi dengan pemerintah provinsi, aparat keamanan, kontraktor pelaksana hingga masyarakat juga terus dilakukan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dengan gangguan seminimal mungkin.

Rizki menambahkan, metode konstruksi tahap II dipilih untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan sekitar. Pondasi akan menggunakan sistem bored pile sehingga getaran terhadap bangunan di sekitar proyek dapat diminimalkan. Sementara struktur utama didominasi konstruksi baja yang dirakit terlebih dahulu sebelum dipasang di lokasi.

"Metode ini membuat aktivitas pekerjaan berat di lapangan lebih sedikit sehingga proses pembangunan bisa lebih cepat dan dampaknya terhadap masyarakat juga lebih kecil," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan DIJ Erni Widyastuti menegaskan, pembangunan TKP Ketandan tahap II merupakan bagian dari strategi jangka panjang penataan sistem parkir dan mobilitas kawasan Malioboro.

Pembangunan ini, kata dia, memang mendukung arah kebijakan Malioboro yang semakin ramah bagi pejalan kaki. Namun, karena target penyelesaiannya baru Desember 2026, fasilitas ini merupakan penguatan sistem parkir kawasan secara berkelanjutan.

“Bukan prasyarat pelaksanaan full pedestrian pada November mendatang," jelasnya.

Erni mengatakan, dengan bertambahnya daya tampung parkir, kendaraan dapat diarahkan berhenti di kantong-kantong parkir di luar koridor utama Malioboro sehingga ruang jalan lebih optimal dimanfaatkan pejalan kaki dan aktivitas kawasan.

Baca Juga: Apresiasi Kinerja Ahmad Luthfi di Sektor Pangan, Menteri Pertanian Bakal Gelontor 7 Ribu Pompa Air ke Jateng

Menurutnya , peningkatan kapasitas 200 SRP atau bertambah 665 SRP, setara kenaikan sekitar 124 persen. Sementara kapasitas mobil bertambah dari 87 menjadi 118 SRP atau naik sekitar 36 persen.

"Peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu mengurangi parkir di badan jalan, memperkuat pelayanan parkir, sekaligus memberikan kenyamanan lebih baik bagi wisatawan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan Malioboro," tandasnya. (bas)

Editor : Bahana.
penataan malioboro dishub diy Malioboro parkir ketandan