Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jamasan Pusaka Wijaya Mukti Milik Pemkot Jogja, Pengingat Kejayaan Harus Diraih dari Kerja Keras

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 16 Juli 2026 | 19:45 WIB
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan menjamas pusaka tombak Kyai Wijoyo Mukti di kompleks Balai Kota Jogja, Kamis (16/7/2026). (Foto : Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan menjamas pusaka tombak Kyai Wijoyo Mukti di kompleks Balai Kota Jogja, Kamis (16/7/2026). (Foto : Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

JOGJA - Pemkot Jogja melaksanakan prosesi jamasan pusaka tombak Kyai Wijaya Mukti di halaman Plaza Balai Kota, Kamis (16/7/2026). Tradisi ini tidak hanya upaya melestarikan budaya, namun juga menjadi pengingat bagi jajaran pemerintah.

Ketua Tim Siraman Tombak Pusaka Kyai Wijaya Mukti yang merupakan abdi dalem Keraton Jogja Bekel Sepuh Marto Hadi Hidayat mengatakan, tombak Kyai Wijaya Mukti diberikan keraton kepada wali kota sejak tahun 2000. Pusaka yang dibuat pada zaman kepemimpinan Sultan HB VIII itu menjadi pengingat bagi wali kota, jajaran pegawai pemerintah, dan masyarakat bahwa kejayaan yang nyata hanya bisa didapatkan dari kerja keras.

Baca Juga: Sugiyantoro Kembali Didapuk Membuat Boneka Bekakak di Gamping Sleman; Jalankan Tugas sejak 1991, Berharap Ada Regenerasi

Pria bernama asli Victor Mukhammadenis Hidayatullah itu mengungkapkan, secara fisik tombak Kyai Wijaya Mukti memiliki panjang landeyan atau gagang 2,5 meter. Tujuan jamasan tidak lain untuk merawat pusaka.

Prosesi jamasan dilakukan dengan membasuh pusaka menggunakan bahan-bahan tradisional seperti air jeruk, minyak wangi, dan kawul. Bahan kimia modern seperti arsenik juga digunakan untuk melapisi permukaan tombak agar tidak mudah berkarat. "Supaya Tombak Wijaya Mukti bisa lestari sampai ratusan tahun ke depan,” ujar Victor kepada wartawan di sela prosesi.

Baca Juga: Seniman Jessica Soekidi Angkat Umbi Jadi Simbol Keberlanjutan Generasi pada Karyanya di ARTJOG 2026, Ini Maksudnya!

Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan menyatakan, jamasan pusaka Tombak Kyai Wijaya Mukti rutin dilakukan setiap tahun sebagai upaya melestarikan budaya. Di tahun pertama melaksanakan jamasan, ia mengaku terkesan dengan keindahan pamor kala pusaka dibersihkan.

Wawan menegaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam filosofi tombak Kyai Wijaya Mukti akan diimplementasikan dalam tugasnya sebagai kepala daerah. Menurutnya, nama Wijaya Mukti memiliki arti bagaimana pemerintah terus berjaya, berkembang, serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat. "Yang paling penting masyarakat merasa aman dan nyaman. Itulah tujuan yang ingin kita capai," tegasnya. (inu/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Kyai Wijaya Mukti tradisi jamasan Balai Kota Jogja Wawan Harmawan