Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gubernur DIY HB X Minta Industri Jasa Boga Jadi Aktor Strategis Kedaulatan Pangan, Ini Alasannya

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 3 Juni 2026 | 20:50 WIB
MENGAMATAI: Gubernur DIJ HB X saat melihat produk-produk binaan APJI. Rizky Wahyu/Radar Jogja 

 
MENGAMATI: Gubernur DIJ HB X saat melihat produk-produk binaan APJI. Rizky Wahyu/Radar Jogja   

JOGJA -  Di tengah pesatnya modernisasi teknologi dan tantangan global, industri jasa boga nasional dituntut tidak sekadar menjadi pemuas lapar jasmani. Lebih dari itu, sektor ini harus bertransformasi menjadi pilar kedaulatan pangan sekaligus laboratorium hidup yang menjaga keselarasan raga dan jiwa bangsa.

Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X mengatakan, kesehatan sebuah bangsa bermula dari kualitas apa yang masuk ke dalam tubuh warganya. Sehingga, Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) didorong agar tidak mandek pada urusan konsolidasi internal.

Itu agar dapat menghadapi isu global terkait higienitas dan rantai pasok, mendukung penuh digitalisasi boga, dan transformasi teknologi tepat guna yang membumi serta ramah bagi UMKM.

Baca Juga: Dishub Bantul Naikkan Target PAD Parkir hingga Dua Kali Lipat, Kejar Juru Parkir untuk Kantongi Izin

"Jadikan dapur-dapur anggota APJI sebagai laboratorium hidup sekaligus dapur peradaban. Sebuah ruang di mana gastronomi nusantara dirawat, namun di saat yang sama mengadopsi standar gizi modern, efisiensi energi, teknologi pengelolaan limbah, dan keamanan pangan," katanya dalam sambutan membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-10 APJI 2026 di Grand Hotel De Djokja, Rabu (3/6/2026). 

Sementara, Ketua Umum APJI Tashya Megananda Yukki menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Sebab, industri jasa boga, saat ini dapat berkontribusi hampir 10 persen terhadap PDB nasional atau setara Rp 2.300 triliun, serta menyerap 11,7 juta tenaga kerja per Agustus 2025.

Baca Juga: Aturan TPP PNS Kulon Progo Dirombak, Prestasi Kerja Hingga Media Sosial OPD Jadi Indikator Penentu

Tak hanya itu, Tashya juga menyatakan APJI sangat siap untuk menyokong program makan bergizi gratis (MBG) melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Gizi Nasional. Langkah konkret bahkan sudah bergulir masif dari hulu ke hilir.

Selain itu, produk-produk UMKM binaan diklaimsukses menembus panggung global seperti Amsterdam, London, Singapura, Malaysia, hingga Melbourne.

"Insya Allah dalam waktu dekat, kami siap membawa UMKM di Jogja untuk dibawa ke internasional," tegasnya. (ayu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Aktor Strategis #kedaulatan pangan #apjii #Jasa Boga #Gubernur DIY HB X