JOGJA - Pertanian perkotaan dengan sistem hidroponik dinilai menjadi solusi mewujudkan ketahanan pangan keluarga di tengah keterbatasan lahan. Bahkan, metode ini dapat dijalankan dengan memanfaatkan limbah lewat media tanam modern.
Direktur PT Solusi Organik Indonesia Daliul Falihin mengatakan, pertanian perkotaan (urban farming) kini menjadi solusi strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Minimal di lingkungan keluarga. Sebab dalam konsep urban farming khususnya menggunakan hidroponik tidak perlu menggunakan lahan yang luas.
Daliul menyatakan, tantangan urban farming menggunakan hidroponik kini masih dihadapkan dengan tantangan modal yang besar. Padahal dengan perkembangan teknologi pertanian saat ini, hidroponik bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas atau limbah yang sudah tidak terpakai.
Baca Juga: Lonjakan Wisatawan Padati Pantai Selatan Gunungkidul, Satu Pengunjung Alami Cedera di Drini
Menurutnya, dengan media tanam cair yang tepat barang seperti botol minuman bekas bisa dimanfaatkan untuk pertanian perkotaan. Lahan yang dibutuhkan pun bisa dengan hanya dengan pekarangan atau ruang-ruang sempit di luar rumah.
“Sehingga kita sendiri pun bisa berdaulat di pekarangan rumah tangga," ujar Daliul saat melaksanakan sosialisasi tentang hidroponik di Tahura Bunder Gunungkidul, Sabtu (30/5/2026).
Melalui HijauNesia.id yang diinisiasi PT Solusi Organik Indonesia, pihaknya secara rutin menyelenggarakan webinar mingguan mengenai pertanian, peternakan, dan perikanan yang terintegrasi. Selain itu, gerakan tersebut juga menjalin kerja sama dengan Badan Sertifikasi Profesi (LSP) untuk memberikan pelatihan yang kompeten bagi para peserta.
Daliul pun membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki niat untuk memulai hidroponik namun terkendala aspek teknis. Menurutnya, PT Solusi Organik Indonesia siap memberikan pendampingan, mulai dari cara pembuatan instalasi hingga pemilihan nutrisi yang efisien.
“Bagi yang ingin memulai, kami siap membantu mendampingi untuk belajar bersama. Terkait apa yang dibutuhkan, terkait nutrisi apa yang harus kita beli dan lain sebagainya,” tandas Daliul. (inu)
Editor : Winda Atika Ira Puspita