Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polda DIY Pastikan GMS Bebas Gelar Ibadah setelah Izin Beres

Fahmi Fahriza • Selasa, 26 Mei 2026 | 19:30 WIB
MEDIASI: Polda DIY dan Pemkab Bantul mengadakan mediasi soal keributan di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Senin (26/5). (Istimewa)

 
MEDIASI: Polda DIY dan Pemkab Bantul mengadakan mediasi soal keributan di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Senin (26/5). (Istimewa)  

JOGJA - Mediasi antara Front Jihad Islam (FJI) dan pihak Gereja Misi Sejahtera (GMS) membuahkan hasil. Kedua belah pihak Kedua belah pihak saling mengajukan syarat dan telah disetujui. 

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menjelaskan, sebelumnya pihak FJI diwakili Darohman meminta pihak GMS untuk melengkapi izin pendirian dan operasional tempat ibadah serta melakukan sosialisasi kepada warga sekitar.

Baca Juga: Gempa Dahsyat Dua Dasawarsa lalu Masih Teringat Jelas bagi Penghuni Rumah Domes Prambanan Sleman 

Sedangkan Pendeta Yosep Moro Wijaya yang mewakili GMS meminta agar ibadah doa yang sempat terhenti dapat dilanjutkan.

Permintaan dari masing-masing pihak pun telah disepakati sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai tenggang rasa dan toleransi antarwarga.

Setelah itu, pertemuan lanjutan kembali digelar. Melibatkan Pemkab Bantul, Kementerian Agama, TNI, Kejaksaan, FKUB, Kesbangpol Bantul, serta perwakilan GMS. Memutuskan agar pihak GMS segera melengkapi izin pendirian dan operasional tempat ibadah. Selama proses tersebut berlangsung, kegiatan keagamaan sementara tidak dilaksanakan hingga seluruh regulasi terpenuhi,” bebernya Selasa (26/5). 

Baca Juga: Kejar Target, Pembayaran UGR Tol Jogja-YIA di Kalurahan Kaliagung Kulon Progo Dilaksanakan Hingga Malam Hari

Setelah izin terpenuhi, Ihsan menjamin kebebasan beribadah bisa dilakukan. Sebab hal ini sudah dijamin oleh konstitusi dan segala bentuk tindakan intimidasi sepihak tidak dapat dibenarkan secara hukum. "Polda DIY tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan intoleransi, intimidasi, maupun aksi sepihak oleh kelompok masyarakat yang mengganggu ketertiban umum," tegasnya. (iza/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Gereja Misi Sejahtera #Front Jihad Islam (FJI) #gms #POLDA DIY #mediasi