JOGJA - Upaya mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan sungai coba digencarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dengan cara yang berbeda. Yakni melalui pengembangan Sungai Code menjadi jalur olahraga ekstrem arungjeram dan susur sungai.
Uji coba pengembangan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan komunitas arungjeram pada Jumat (22/5/2026). Jalurnya meliputi aliran Sungai Code di belakang Hotel Tentrem, lalu menuju selatan menuju arah Jembatan Sardjito, berlanjut ke Jembatan Gondolayu, dan berakhir di Jembatan Kleringan yang terletak tidak jauh dari Malioboro.
Hasto mengatakan, pengembangan destinasi wisata arungjeram dan susur sungai di Sungai Code itu akan digarap serius. Dalam waktu dekat ini alat berat bakal diturunkan guna menyingkirkan sedimen dan batuan yang membuat pendangkalan sungai. Selain itu bangunan liar juga ditertibkan untuk menghilangkan kesan kumuh.
Dalam pengembangan destinasi wisata olahraga air tersebut, pemkot juga akan menyelaraskannya dengan program edukasi kelestarian lingkungan sungai. Sehingga sosialisasi untuk tidak membuang sampah ke sungai akan digencarkan.
Baca Juga: PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar
“Insyaallah ke depan kita punya susur sungai dan arungjeram di Kota Jogja di Sungai Code,” ujar Hasto di sela kegiatan.
Koordinator Lingkungan Federasi Arungjeram Indonesia (FAJI) DIY Abdul Munir Roy Alfatoni mengaku sangat mendukung pengembangan wisata arungjeram dan susur sungai di Sungai Code. Namun demikian ada beberapa masukan agar wahana wisata tersebut bisa benar-benar optimal. Misalnya seperti kendala jalur yang tertutup batu dan sedimen.
Meksipun demikian, menurutnya aliran Sungai Code merupakan jalur arungjeram dan susur sungai yang cocok bagi pemula. Sebab jalurnya tidak terlalu membahayakan namun tetap menantang.
“Untuk teman-teman pemula itu sangat-sangat menarik, sangat cocok. Jadi kalau ada yang mau ikut arung jeram bisa dari Kali Code,” terangnya.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Arif Setiyono yang ikut menyusuri sungai menyampaikan potensi wisata arungjeram di Sungai Code cukup menjanjikan.
Karena memiliki arus yang tenang tapi cukup memacu adrenalin.
“Program Pak Wali ini harus kita dukung bersama, agar susur sungai kemudian nanti jadi destinasi wisata yang mungkin akan banyak diminati oleh orang,” tandas Arif. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin