Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kunjungan Tamu DPRD Kota Jogja Mulai Dipusatkan ke Kampung Wisata, Ini Alasannya...

Iwan Nurwanto • Selasa, 12 Mei 2026 | 21:30 WIB
LARIS: Suasana kunjungan tamu DPRD Kota Jogja di Kampung Wisata Purbayan, Kotagede Selasa (12/5). (DOKUMENTASI HUMAS DPRD KOTA JOGJA)
LARIS: Suasana kunjungan tamu DPRD Kota Jogja di Kampung Wisata Purbayan, Kotagede Selasa (12/5). (DOKUMENTASI HUMAS DPRD KOTA JOGJA)

 

JOGJA - DPRD Kota Jogja menelurkan inovasi dengan memindahkan kunjungan tamu dewan ke kampung wisata. Kebijakan tersebut diklaim mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

 

Salah satu tujuannya di Kampung Wisata Purbayan, Kotagede. Ada sekitar 157 tamu yang berkunjung ke kampung tersebut Selasa (12/5). Mereka merupakan tamu legislatif dari Bekasi, Madiun, Tulungagung, Trenggalek, Cilacap, Wonosobo, Banyuwangi, Bangkalan, dan Banyuasin. 

 

Baca Juga: Dari Kantong Pribadi, Bek Laskar Mataram Yusaku Yamadera Ajak Para Pemain EPA PSIM U-16 Nonton di Stadion

 

Anggota Komisi D DPRD Kota Jogja Nurcahyo Nugroho yang ikut memandu kunjungan tersebut mengungkapkan, kunjungan tamu dewan ke Kampung Wisata Purbayan cukup berdampak pada ekonomi masyarakat. Lantaran pelaku UMKM setempat mampu meraup omzet hingga Rp 7 juta dalam waktu tiga jam.

 

“Ini merupakan cara baru, sebelumnya para tamu biasa diterima di gedung dewan, namun sekarang bisa dilakukan di kampung wisata,” ujar Nurcahyo dalam keterangannya Selasa (12/5).

 

Politisi PKS itu menyebut, inovasi tersebut juga bisa diimplementasikan pada kampung wisata lain. Berdasarkan pemetaannya, ada tiga kampung wisata yang layak untuk penerimaan tamu. Selain di Purbayan, ada Kampung Wisata Mantrijeron dan Kampung Wisata Sosromenduran.

 

Baca Juga: Bank Kulon Progo Komitmen Dukung UMKM dan Ekonomi Lokal

 

Khusus Kampung Wisata Purbayan, ada sekitar tujuh pelaku UMKM yang terlibat. Mereka menawarkan berbagai potensi lokal. Seperti kerajinan batik, roti kembang waru, yangko, bakpia, hingga aneka camilan.  Selain itu, para tamu juga diajak mengenal tentang budaya dan destinasi wisata.

 

Dalam skema penerimaan, legislatif yang juga Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Purbayan itu menerapkan penerimaan kunjungan secara bertahap. Tergantung tema kunjungan masing-masing tamu.

 

Baca Juga: 10 Provinsi Perkuat Kerja Sama Baru, dari Bidang Energi hingga Pengelolaan Sampah

 

Menurutnya, pemusatan kunjungan tamu ke kampung wisata itu menurutnya cukup cukup efektif. Karena selain mengenalkan kampung wisata secara langsung kepada pemangku kepentingan dari berbagai daerah. Juga memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM lokal. “Kami sampaikan kepada para pengunjung tentang Jogja ini kota wisata, termasuk kampung-kampungnya,” tegas Nurcahyo. (inu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kunjungan tamu #dprd kota jogja #pelaku umkm #kampung wisata