JOGJA - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja memprediksi penjualan sapi kurban untuk Idul Adha tahun ini menurun. Faktornya karena harga sapi yang meroket.
Kepala DPP Kota Jogja Sukidi mengatakan, harga sapi kurban pada tahun ini berkisar Rp 24 juta. Melonjak hingga lima juta rupiah dibandingkan tahun sebelumnya yang kisarannya hanya Rp 19 hingga 20 juta.
Menurut Sukidi, kenaikan tersebut dimungkinkan dapat menurunkan daya beli masyarakat terhadap sapi. Namun dampaknya justru membuat penjualan kambing kurban naik signifikan. Lantaran dibandingkan tahun sebelumnya harga kambing cenderung turun.
“Kalau yang tahun kemarin kambing Rp 3 juta per ekor, sekarang Rp 2,4 juta boleh. Sehingga nanti jumlah kambingnya dan domba (yang dikurbankan) itu mesti lebih banyak daripada sapi,” ujar Sukidi di sela pemantauan kandang sapi UD Segar Farm Pakuncen, Wirobrajan, Jumat (8/5/2026).
Baca Juga: Aston Villa ke Final Europa League, Ollie Watkins Berikan Pujian untuk Unai Emery
Meskipun ada prediksi penurunan pembelian sapi, Mantan Sekretaris DPP Kota Jogja itu memastikan pengawasan lalu lintas hewan tetap diperketat. Baik sapi maupun kambing dari luar daerah yang masuk ke Kota Jogja dilakukan pengecekan melalui Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Sukidi menjelaskan, pada Idul Adha tahun ini Kota Jogja memang masih mengandalkan pasokan dari luar daerah untuk hewan kurban sapi. Sebab tahun lalu kebutuhan sapi mencapai 15 ribu ekor. Sementara ketersediaan peternak lokal hanya 200 ekor.
“Sebagian besar mendatangkan dari luar daerah. Ada sapi dari Wonosari, Bali, dan Madura,” bebernya.
Sementara itu, Pemilik kandang ternak UD Segar Farm Sudi Harsoyo mengungkapkan, kenaikan harga sapi kurban disebabkan meroketnya harga karkas. Pada tahun lalu harga karkas Rp 90 ribu per kilogram. Sementara tahun ini menjadi Rp 102 per kilogram.
Sudi menyebut, kenaikan harga sapi kurban kemungkinan berpengaruh terhadap perubahan pola penjualan maupun pembelian. Target penjualan juga diturunkan dari 302 ekor pada tahun 2025 menjadi 250 ekor di tahun ini.
Dia memprediksi, penjualan sapi kurban akan meningkat mulai sepekan sebelum hari raya Idul Adha. Pihaknya juga memastikan kesehatan ternak yang dijual melalui koordinasi dengan dinas dan pemberian jamu secara rutin.
“Peminat paling banyak mencari sapi di kisaran harga Rp23 juta hingga Rp 25,5 juta," ungkapnya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin