JOGJA - Festival takbiran di Kota Jogja bertajuk "Jogja Takbir Fest" bakal kembali dilaksanakan 29 Mei 2026.
Titiknya akan dipusatkan di kawasan Malioboro dengan dimeriahkan sebanyak 18 kelompok dari 14 kemantren.
Baca Juga: Jemaah Haji asal Yogyakarta Mulai Terserang Heat Stroke, Suhu Tanah Suci Tembus 43 Derajat
Ketua Panitia Jogja Takbir Fest 2026 Luqman Abdurrahman mengatakan, gelaran festival takbir untuk memperingati Hari Raya Idul Adha itu mengusung tema "Muhamadiyah Jogja Songsong Peradaban Hijau".
Tema itu disesuaikan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) yang digaungkan Pemkot Jogja.
Luqman menjelaskan, melalui tema itu pihaknya ingin ikut mengkampanyekan kepada masyarakat terkait pentingnya kesadaran ekologi lingkungan.
Disamping syiar keagamaan sebagai tujuan utamanya. "Jadi selain mendapatkan syiar keagamaan, kami juga mengampanyekan terkait dengan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Luqman, Kamis (7/5).
Baca Juga: Massa Aksi May Day di Jogja Laporkan Dugaan Kekerasan OTK ke Polda DIY
Dia menjelaskan, Jogja Takbir Fest 2026 kembali dilaksanakan di Malioboro setelah tiga tahun sebelumnya dipusatkan di Balai Kota Jogja karena situasi pandemi Covid-19.
Dia berharap, kembalinya Jogja Takbir Fest di Malioboro bisa menjawab kerinduan masyarakat terhadap kemeriahan festival tersebut.
Luqman mengungkapkan, untuk rute Jogja Takbir Fest 2026 nantinya akan mengambil start di Gedung DPRD DIJ.
Lalu, dilanjutkan parade di sepanjang Jalan Malioboro dan berakhir di Museum Sonobudoyo sebagai titik penampilan utamanya.
“Melalui kegiatan ini kami ingin Jogja Takbir Fest menjadi ikon wisata religi di jantung Kota Jogja,” katanya.
Panitia Jogja Takbir Fest 2026 diketahui juga sudah menggelar audiensi dengan wali kota terkait dengan kegiatan itu pada Rabu (6/5).
Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan Magelang, Diduga Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo berharap festival itu bisa menjadi daya tarik pariwisata.
Dia pun ingin, dengan pelaksanaan di kawasan Malioboro pada malam hari semakin memperkuat identitas Kota Jogja sebagai kota pariwisata.
Bahkan nantinya pemkot juga akan menggelar acara serupa dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
"Kami juga akan mengadakan acara yang sama, tapi pesertanya nasional di seluruh Indonesia. Ini sebagai bentuk persiapan untuk tahun depan,” kata Hasto. (inu/laz)
Editor : Herpri Kartun