Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ketersediaan Hewan Kurban di DIY Masih Kurang Pemprov Akan Datangkan dari Luar Daerah

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 7 Mei 2026 | 21:35 WIB
IMPOR DAERAH LAIN: Warga memberi pakan kambing yang akan dijual sebagai hewan kurban di Saragan, Pandowoharjo, Sleman, kemarin (7/5). Ketersediaan hewan kurban di DIJ masih belum mencukupi kebutuhan Idul Adha, sehingga Pemprov DIJ akan menambah pasokan dari luar daerah.  Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
IMPOR DAERAH LAIN: Warga memberi pakan kambing yang akan dijual sebagai hewan kurban di Saragan, Pandowoharjo, Sleman, kemarin (7/5). Ketersediaan hewan kurban di DIJ masih belum mencukupi kebutuhan Idul Adha, sehingga Pemprov DIJ akan menambah pasokan dari luar daerah. Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja

 


JOGJA - Ketersediaan hewan kurban di DIJ sementara ini masih belum mencukupi jumlah kebutuhan untuk Hari Raya Idul Adha.

Pemprov DIJ akan melakukan penambahan ketersediaan dengan mekanisme pengadaan hewan dari luar Jogjakarta.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIJ Aris Eko Nugroho mengaku mulai melakukan pemetaan ketersediaan hewan kurban bersama dinas terkait di setiap kabupaten/kota. 

Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan Magelang, Diduga Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari

Pemetaan untuk mengetahui jumlah ketersediaan dan prediksi kebutuhan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini.

 "Secara ketersediaan kurang, tapi biasanya H-1 itu akan tercukupi dari daerah luar DIJ," ujarnya, Kamis (7/5).

Dari hasil pemetaan awal, ia memprediksi kebutuhan hewan kurban di DIJ untuk pelaksanaan Idul Adha sebanyak 90.500 hewan. 

Baca Juga: Massa Aksi May Day di Jogja Laporkan Dugaan Kekerasan OTK ke Polda DIY

Namun jumlah ini tidak sebanding dengan total ketersediaan hewan yang telah terdata. "Ketersediaan saat ini sekitar 88.278," bebernya.

Menurutnya, daerah yang paling banyak memasok hewan kurban di DIJ berasal dari Gunungkidul. Ada sekitar 33.591 hewan kurban yang berasal dari daerah ini. 

"Lebih dari 30 persen hewan dari total ketersediaan berasal dari Gunungkidul," jelasnya.

Berdasarkan data, ada kekurangan ketersediaan hewan kurban sebanyak 2.222 hewan. Kekurangan itu nantinya akan dicukupi dengan mendatangkan hewan kurban dari daerah di luar DIJ. 

"Daerah pemasok seperti Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Lampung," jelasnya.

Kemudian untuk melakukan pencegahan penyakit menular pada hewan ternak, pihaknya mengoptimalkan pengawasan lalu lintas ternak.

 Tugas itu dilakukan bersama dinas terkait di setiap kabupaten/kota.

Baca Juga: SMP dan SD di Sleman Cenderung Kembali Kekurangan Siswa pada SPMB 2026, Ini Penyebabnya

Terpisah, Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIJ Ni Made Dwipanti Indrayanti menambahkan dirinya optimistis kebutuhan hewan kurban di DIJ tahun ini akan terpenuhi. 

Sebab, pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya di DIJ belum pernah terjadi kekurangan kebutuhan hewan kurban.

"Mudah-mudahan tidak terganggu. Biasanya itu ada aja ya penyakit mulut dan kuku dan lain-lain itu.

Kalau sudah mendekati (Idul Adha) karena kan mobilitas ternak itu cukup tinggi," ujarnya.

Baca Juga: Catat! Festival Takbiran Idul Adha Kota Jogja Kembali Dipusatkan di Malioboro, Usung Tema Pengelolaan Sampah 

Pengawasan transportasi hewan juga dilakukan dengan mendirikan pos hewan ternak di setiap daerah perbatasan, misalnya di daerah Gunungkidul dan Kulon Progo.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan dalam rangka pengawasan kesehatan hewa kurban.

"Tadi saya rapat dengan dinas kesehatan juga belum ada laporan. Berarti kan masih aman lah, dan semoga aman selalu," jelasnya. (oso/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#hewan kurban #hari raya idul adha #Aris Eko Nugroho