Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tanggapi Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, HB X: Harapan Saya Itu Pertama dan Terakhir, Jangan sampai Terjadi Lagi

Agung Dwi Prakoso • Senin, 27 April 2026 | 21:58 WIB
Gubernur DIJ HB X.
Gubernur DIJ HB X.

 

JOGJA - Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X memberikan tanggapan terkait kasus kekerasan yang menimpa 53 balita di tempat penitipan anak (Daycare) Little Aresha, Pakel Baru, Umbulharjo, Kota Jogja. Ia berencana melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIJ Erlina Hidayati Sumardi, Selasa (28/4/2026).


"Saya ingin mendengar laporan dari dia besok sekitar pukul 09.00," ujarnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan Jogja, Senin (27/4). Ia turut prihatin dengan adanya kasus itu. Terlebih kasusnya terjadi di Jogjakarta yang merupakan daerah yang terkenal menjunjung tinggi keharmonisan dan anti kekerasan. "Karena Jogja itu tidak senang dengan kekerasan," tuturnya.

Baca Juga: Tragedi Daycare Jogja, Anggota DPR RI Totok Daryanto Khawatir Jadi Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di Indonesia


Polresta Jogja hingga kini telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus ini. HB X heran dengan kekerasan yang terjadi dan belum mengetahui secara spesifik motif apa yang melatarbelakangi pelaku hingga tega melakukan hal itu.


"Saya tidak tahu latar belakang sehingga terjadi kekerasan. Saya baru akan bertemu dengan kepala dinas terkait besok," paparnya.


Ia juga mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian yang telah menetapkan tersangka. Kasus ini sepenuhnya ia percayakan kepada pihak kepolisian untuk melakukan pendalaman. "Kita tunggu prosesnya, jangan mendahului," tambahnya.


Berdasarkan informasi yang ia terima, Pemprov DIY juga telah melakukan tindakan pendampingan mental kepada anak dan orang tua korban kekerasan di Day Care Little Aresha. Ia sangat berharap kejadian ini tidak terjadi lagi ke depannya. "Harapan saya itu yang pertama dan terakhir. Jangan sampai terjadi lagi," tandasnya. (oso/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Daycare #Pemprov DIY #Gubernur DIJ Hamengku Buwono #Polresta Jogja #kasus kekerasan