Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Belum Dapat Kepastian Bantuan Mobil India Untuk Koperasi Merah Putih, Fokus Lakukan Ini

Iwan Nurwanto • Kamis, 16 April 2026 | 20:13 WIB
CAPTION: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Jogja Tri Karyanto Riyanto Raharjo saat ditemui, Kamis (16/4/2026). IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA


 
CAPTION: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Jogja Tri Karyanto Riyanto Raharjo saat ditemui, Kamis (16/4/2026). IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA  

JOGJA – Pemkot Jogja hingga kini belum mendapat kepastian terkait distribusi mobil pikap yang disebut-sebut akan diberikan pemerintah pusat untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih (KMP).

Kini penguatan koperasi di Kota Jogja masih difokuskan pada optimalisasi potensi internal yang ada.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Jogja Tri Karyanto Riyanto Raharjo mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum mendapatkan informasi perihal bantuan mobil dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Penyakit Meningitis Perlu Diwaspadai Pasca-Haji, Ada 70 Persen Jemaah Kategori Risiko Tinggi Berangkat Tahun Ini

Bahkan sebenarnya belum ada harapan untuk mengarah ke situ.

Sebab kata Tri Karyanto, saat ini tengah berusaha untuk mengoptimalkan potensi yang ada di masing-masing Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Terlebih, belum semua KKMP di Kota Jogja optimal.

Pejabat yang akrab disapa Totok itu mengungkapkan, dari 45 KKMP yang tersebar seluruh kelurahan baru sekitar 60 persen yang benar-benar aktif.

Baca Juga: Usai Viral Pelari Tertabrak di Jogging Track, Satpol PP Kebumen Sita 10 Mobil Mainan di Alun-Alun Pancasila

Dalam artian sudah menjalankan usaha sesuai dengan potensinya masing-masing.

“Kami yang penting action dulu. Tentang fasilitas-fasilitas yang lain, agak dikesampingkan dulu,” ujar Totok saat ditemui, Kamis (16/4/2026).

Totok memastikan akan rutin melakukan pendampingan terhadap anggota KKMP.

Beberapa yang sudah berjalan bergerak di bidang usaha seperti produksi batik, penjualan gas, laku pandai dengan kerja sama bank, serta ada usaha yang bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga: Persiapan SPMB Tahun Ini, SD Panggang Ikuti Juknis Dinas Pendidikan tanpa Seleksi: Ini Alasannya!

Kemudian, instansi ini juga mengevaluasi keberadaan KKMP melalui dorongan kepada pengurus untuk melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT).

Sehingga anggota koperasi bisa didata dan mempertanggungjawabkan keberadaan koperasi.

“Dari 45 koperasi yang sudah melakukan RAT sudah 21,” beber Totok. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#optimalisasi potensi #mobil pikap #Pemkot Joghja #KKMP #Koperasi Merah Putih