JOGJA - Cara menindaklanjuti arahan pemerintah pusat untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) disikapi beragam. Salah satunya oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja yang mulai menggunakan sepeda untuk kegiatan patroli.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Jogja Yudho Bangun Pamungkas mengatakan, kegiatan patroli menggunakan sepeda mulai dilakukan mulai Kamis (9/10). Pada tahap awal patroli bersepeda difokuskan bagi petugas Satpol PP pariwisata.
Dia menjelaskan, Satpol PP pariwisata merupakan petugas yang memiliki kewajiban untuk menjaga penegakan peraturan daerah di kawasan wisata. Misalnya menjaga ketertiban di Malioboro dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan meminta pengunjung untuk tidak merokok.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut arahan pemerintah pusat dan wali kota perihal efisiensi anggaran dan penghematan BBM. Sekaligus mewujudkan sistem kerja dan pengawasan yang ramah lingkungan.
“Untuk saat ini yang menggunakan sepeda baru Satpol PP pariwisata, kedepannya dimungkinkan juga yang operasional,” ujar Yudho saat dikonfirmasi Minggu (12/4).
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Naik, YIA Masih Dipadati Penumpang
Dia pun optimistis, meski hanya menggunakan moda transportasi sederhana, upaya pengawasan tetap bisa dilakukan optimal. Sehingga diharapkan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga meskipun ada perubahan armada.
Yudho pun yakin, kegiatan patroli menggunakan sepeda mampu untuk mengurangi penggunaan BBM. Lantaran sebelumnya patroli rutin wisata menggunakan kendaraan roda empat.
“Saat ini belum kami hitung secara pastinya, mungkin setelah beberapa waktu penggunaan akan terlihat (efisiensi BBM-nya),” bebernya.
Sebelumnya, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta agar pegawai di lingkungan pemerintah kota (pemkot) untuk membangun kesadaran bersama penghematan BBM. Misalnya dengan berangkat kerja menggunakan sepeda kayuh maupun listrik.
Hasto menilai, penggunaan sepeda juga bisa diaplikasikan kepada para siswa sekolah. Lantaran saat ini jarak rumah siswa dengan sekolah juga tidak terlalu jauh. Kebijakan itu juga sekaligus untuk mengantisipasi penggunaan kendaraan bermotor di kalangan pelajar. “Kami mendorong penggunaan sepeda karena jauh lebih efisien,” katanya. (inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita