Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gratis dan Ditangani Tenaga Kesehatan Profesional, Ponpes Ulul Albab Balirejo Kembali Gelar Khitanan Massal untuk Peringati Harlah ke-13

Iwan Nurwanto • Senin, 6 April 2026 | 08:11 WIB
KHITAN: Pengasuh Ponpes Ulul Albab K.H. Ahmad Yubaidi bersama dengan stakeholder di Kota Jogja dan peserta khitanan massal gratis, Minggu (5/4/2026). (IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)
KHITAN: Pengasuh Ponpes Ulul Albab K.H. Ahmad Yubaidi bersama dengan stakeholder di Kota Jogja dan peserta khitanan massal gratis, Minggu (5/4/2026). (IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)

JOGJA - Pondok Pesantren (Ponpes) Ulul Albab Balirejo, Umbulharjo, Kota Jogja kembali melaksanakan tradisi khitanan massal Minggu (5/4/2026).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan hari lahir (harlah) ke-13 ponpes.

Pengasuh Ponpes Ulul Albab K.H. Ahmad Yubaidi mengatakan, khitanan massal diikuti oleh sekitar 30 anak-anak dari berbagai daerah di Jogja.

Baca Juga: Pancamulia Pembangunan DIY Ditargetkan Tercapai Tahun 2027, Pemprov Genjot Ekonomi Inklusif dan Tekan Kemiskinan

Mereka tidak hanya mendapatkan khitan gratis, melainakan juga diberikan uang saku, seperangkat alat salat, dan obat-obatan.

Meskipun tidak dipungut biaya, kegiatan khitanan massal gratis itu ditangani oleh tenaga kesehatan profesional dengan teknik laser.

Kemudian juga diselenggarakan kegiatan hiburan oleh para santri agar anak-anak tidak tegang.

Baca Juga: Doa Dari Warga Antar Pemakaman Praka Farizal, Warga Tumpah Ruah di TMP Giripeni

Selain khitanan massal, juga dilaksanakan semaan Alquran 30 juz oleh para hufaz dari Pondok Pesantren Ulul Albab.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar, dan kami sangat terima kasih kepada para donatur yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Yubaidi di sela acara.

Sosok yang aktif sebagai notaris itu menyampaikan, dalam peringatan harlah ini juga mengusung semangat kemandirian santri.

Baca Juga: WFH ASN DIY Masih Tunggu Putusan Pimpinan, Dimulai Jumat Pekan Besok untuk 50 Persen Pegawai: Eselon II dan III Tetap WFO

Sehingga selain memaksimalkan pendidikan spiritual, pesantren mahasiswa tersebut juga berkomitmen mencetak lulusan yang terampil dan siap terjun ke dunia kerja.

Yubaidi mengungkapkan, salah satu terobosan pihaknya adalah membuka usaha potong rambut yang dilakukan oleh para santri.

Menurutnya, keterampilan tersebut di samping sebagai bekal usaha juga membuat santri bisa memiliki penghasilan sendiri selama menjalani perkuliahan di Yogyakarta.

“Harapannya, santri punya bekal tambahan. Jadi tidak hanya kuliah atau ngaji saja. Kami ingin mereka terampil, sehingga saat terjun ke masyarakat bisa lebih siap, bahkan sebelum lulus," tambahnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Ponpes Ulul Albab #harlah #gratis #khitanan massal #Jogja