JOGJA - Dua prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon tiba di Jogja, Sabtu (4/4) malam. Keduanya merupakan bagian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Jenazah mereka dipulangkan bersama satu prajurit lainnya, yakni Kapten Inf Zulmi Aditya, melalui penerbangan militer dari Turki menuju Indonesia. Setibanya di Tanah Air, ketiga jenazah sempat disemayamkan di Bandara Soekarno-Hatta sebelum diberangkatkan ke daerah asal masing-masing.
Baca Juga: Lagi! Tiga Prajurit TNI UNIFIL Terluka Parah Akibat Ledakan di Lebanon Selatan, Dua Kondisi Kritis
Khusus untuk dua prajurit yang memiliki keterkaitan dengan wilayah Jogjakarta, prosesi penghormatan dilaksanakan di Bandara Adisutjipto. Kedua jenazah tiba di Bandara Adisucipto sekitar pukul 21.15, disusul upacara penghormatan militer pada pukul 21.45. Sepuluh menit berselang, kedua jenazah diberangkatkan ke rumah duka, masing-masing di Kulon Progo dan Magelang.
Gubernur DIJ Hamengku Buwono X menyampaikan duka mendalam atas gugurnya para prajurit itu. Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi dalam pelaksanaan misi internasional.
"Saya mengucapkan bela sungkawa. Ini peristiwa yang harapannya tidak terulang kembali. Kesepakatan internasional dalam penugasan dari PBB harus bisa konsisten dilaksanakan," ujarnya.
Baca Juga: Dosen UMY Soroti Pelanggaran Hukum Internasional atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Selain itu, HB X juga menekankan perlunya kejelasan atas penyebab insiden yang merenggut nyawa prajurit TNI itu. "Perlu diidentifikasi betul, ini kealpaan atau kesengajaan. Tuntutan kita ada di situ, di PBB. Semoga bisa dilaksanakan dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono memastikan seluruh proses pemakaman telah dipersiapkan dengan baik. Termasuk dukungan kepada keluarga korban.
Ia menjelaskan, satu jenazah akan dimakamkan di Magelang, sementara satu lainnya dimakamkan di Kulon Progo. Keduanya dijadwalkan dimakamkan pada Minggu (5/4) sekitar pukul 09.00.
"Untuk wilayah Jogjakarta, yang dimakamkan di Kulon Progo Minggu pukul 09.00. Sementara satu lainnya di Magelang dengan upacara militer," jelasnya.
Lebih lanjut ia juga menegaskan, TNI akan memberikan perhatian penuh kepada keluarga yang ditinggalkan. "Saat ini kita fokus pada pemakaman terlebih dahulu. Setelah itu, pasti akan ada advokasi maupun bantuan yang diberi kepada keluarga almarhum," tambah perwira tinggi bintang satu ini. (iza/laz)